Bireuen

Capaian Imunisasi Bireuen Sangat Rendah, Kepala Dinkes Ingatkan Bahaya Bagi Balita

Capaian imunisasi di Bireuen tahun ini hingga Agustus sangat rendah atau sekitar 6 persen lebih, sedangkan target imunisasi...

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Eddy Fitriadi
SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS
Jajaran Dinkes Bireuen selama dua hari Rabu dan Kamis (11-12/9/2024) gelar rakor deteksi dini berbagai penyakit, pertemuan di aula Bireuen Jaya.   

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Capaian imunisasi di Bireuen tahun ini hingga Agustus sangat rendah atau sekitar 6 persen lebih, sedangkan target imunisasi saat ini seharusnya sudah mencapai 66 persen.

Masih rendahnya imunisasi dikhawatirkan berdampak luas terhadap kesehatan terutama balita. Hal tersebut disampaikan Kadiskes Bireuen, dr Irwan kepada Serambinews.com, Jumat (13/9/2024) berdasarkan data hasil rapat
koordinasi dua hari sebelumnya.

Kadiskes menyebutkan, data sementara jumlah balita usia  01-12 bulan yang perlu diimunisasi sebanyak 7.954
orang di seluruh Bireuen, namun dari jumlah tersebut yang sudah diimunisasi baru 469 orang atau sekitar 6 persen lebih.

“Target imunisasi pada Agustus 66 persen, namun baru tercapai 6 persen lebih,” ujarnya. 

Masih rendahnya capaian imunisasi tambahnya menjadi salah satu pekerjaan rumah bersama untuk peningkatan imunisasi pada wilayah kerja masing-masing. 

Kadiskes menambahkan, dalam pertemuan koordinasi yang dihadiri seluruh kepala puskesmas, para camat dan unsur lainnya juga disampaikan kendala dalam pelaksanaan imunisasi, berbagai kendala hendaknya ditangani secara bijaksana sehingga sasaran imunisasi tercapai nantinya.  

“Pertemuan koordinasi beberapa hari lalu dan adanya sejumlah tugas untuk masing-masing kepala Puskesmas untuk dilaksanakan, salah satunya meningkatkan imunisasi pada sasaran yang tepat di wilayah kerjanya,” ujarnya.

Tujuan imunisasi katanya antara lain meningkatkan kekebalan tubuh anak secara aktif terhadap suatu penyakit, serta menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi akibat penyakit berbahaya.

“Imunisasi adalah langkah kesehatan penting dan efektif untuk melindungi dari beragam penyakit menular dan
membahayakan nyawa,” ujarnya. (*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved