Konflik Palestina dan Israel
Rudal Houthi Berhasil Menghindari Radar Canggih dan Hantam Tel Aviv, Media Israel Heran
sistem Arrow telah, sistem pertahanan hasil join Israel-Amerika Serikat (AS) dikembangkan dan ditingkatkan agar dapat mencegat rudal-rudal Iran ini.
SERAMBINEWS.COM - Rudal Houthi berhasil menghantam Tel Aviv.
Rudal tersebut diluncurkan dari Yaman dan menempuh jarak 2.000 Km dalam 15 menit.
Sebuah analisis yang dilansir The Jerusalem Post, mengulas soal keberhasilan rudal yang diluncurkan kelompok Ansarallah (Houthi) Yaman yang mampu menghindari sistem deteksi canggih Israel pada Minggu (15/9/2024) pagi.
"Meskipun sistem radarnya canggih, rudal Houthi tersebut baru berhasil dijatuhkan setelah melewati wilayah udara Israel, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang potensi kegagalan sistem keamanan yang ada," kata tulisan Udi Ezion tersebut dikutip Senin (16/9/2024).
Ulasan tersebut menyatakan kalau Houthi sebenarnya tidak memiliki industri rudal balistik sendiri.
"Seluruh stok mereka berasal dari Iran. Apa yang dikenal di Yaman sebagai "Tufan" pada dasarnya adalah rudal Ghadir Iran, yang merupakan pengembangan dari Shahab-3," kata ulasan tersebut.
Selama 25 tahun, sistem Arrow telah, sistem pertahanan hasil join Israel-Amerika Serikat (AS) dikembangkan dan ditingkatkan agar dapat mencegat rudal-rudal Iran ini.
"Rudal ini memiliki jangkauan sekitar 2.000 km, cukup untuk menempuh jarak dari Yaman ke Israel," kata ulasan itu.
Karakteristik dan Cara Kerja Rudal Houthi
Dijelaskan, rudal yang diluncurkan Houthi dan menghantam Tel Aviv tersebut diangkut dari tempat penyimpanannya dengan truk ke tempat peluncuran, tempat rudal tersebut dirakit.
Sasaran rudal telah ditentukan sebelumnya dan tidak dapat mengubah jalurnya atau memperbaiki serta mengubah targetnya saat penerbangan.
Berbeda dari Shahab, persiapan peluncurannya, terutama pengisian bahan bakar tahap pertama, hanya memakan waktu sekitar 30 menit, bukan beberapa jam.
Rudal diluncurkan secara vertikal dan mengikuti lintasan balistik, artinya rudal bergerak dalam bentuk busur.
Rudal terbang melalui atmosfer dengan mesin yang masih menyala, mendorongnya maju.
Selama penerbangan, tahap pertama terpisah, dan tahap kedua masuk kembali dari atmosfer setelah menghabiskan bahan bakarnya, terus berakselerasi karena gravitasi.
| Pemukim Israel Masuk Al-Aqsa Dikawal IOF, Ketegangan Meluas hingga Yerusalem dan Tepi Barat |
|
|---|
| Setelah Berbulan-bulan Ditutup, Rafah Gaza-Mesir Akhirnya Dibuka, Tapi Ada Syaratnya |
|
|---|
| Hamas Ingin Tetap Kuasai Keamanan Gaza, Tak Bisa Janjikan Pelucutan Senjata |
|
|---|
| Pengakuan Jurnalis Palestina, Saleh Aljafarawi Sebelum Gugur di Gaza: Saya Hidup dalam Ketakutan |
|
|---|
| Pengakuan Aktivis GSF Gaza: Disiksa di Sel Israel sebelum Akhirnya Dideportasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Rudal-balistik-yang-disinyalir-milik-militan-Yaman-Houthi.jpg)