Breaking News
Senin, 4 Mei 2026

Konflik Palestina dan Israel

Rudal Houthi Berhasil Menghindari Radar Canggih dan Hantam Tel Aviv, Media Israel Heran

sistem Arrow telah, sistem pertahanan hasil join Israel-Amerika Serikat (AS) dikembangkan dan ditingkatkan agar dapat mencegat rudal-rudal Iran ini.

Tayang:
Editor: Amirullah
khaberni
Rudal balistik yang disinyalir milik militan Yaman Houthi disebut melintasi wilayah Israel Tengah dari Timur dan jatuh di area kosong. Tepat setelah rudal mendarat ledakan keras langsung terdengar kencang, memicu kepanikan hingga warga di Tel Aviv berbondong-bondong mencari tempat perlindungan. 

SERAMBINEWS.COM  - Rudal Houthi berhasil menghantam Tel Aviv.

Rudal tersebut diluncurkan dari Yaman dan menempuh jarak 2.000 Km dalam 15 menit.

 Sebuah analisis yang dilansir The Jerusalem Post, mengulas soal keberhasilan rudal yang diluncurkan kelompok Ansarallah (Houthi) Yaman yang mampu menghindari sistem deteksi canggih Israel pada Minggu (15/9/2024) pagi.

"Meskipun sistem radarnya canggih, rudal Houthi tersebut baru berhasil dijatuhkan setelah melewati wilayah udara Israel, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang potensi kegagalan sistem keamanan yang ada," kata tulisan Udi Ezion tersebut dikutip Senin (16/9/2024).

Ulasan tersebut menyatakan kalau Houthi sebenarnya tidak memiliki industri rudal balistik sendiri.

"Seluruh stok mereka berasal dari Iran. Apa yang dikenal di Yaman sebagai "Tufan" pada dasarnya adalah rudal Ghadir Iran, yang merupakan pengembangan dari Shahab-3," kata ulasan tersebut.

Selama 25 tahun, sistem Arrow telah, sistem pertahanan hasil join Israel-Amerika Serikat (AS) dikembangkan dan ditingkatkan agar dapat mencegat rudal-rudal Iran ini.

"Rudal ini memiliki jangkauan sekitar 2.000 km, cukup untuk menempuh jarak dari Yaman ke Israel," kata ulasan itu.

Rudal jarak jauh Ghadr 1 kelas Shahab 3
Rudal jarak jauh Ghadr 1 kelas Shahab 3 diluncurkan selama uji coba dari lokasi yang tidak diketahui di Iran tengah pada 28 September 2009.


Karakteristik dan Cara Kerja Rudal Houthi

Dijelaskan, rudal yang diluncurkan Houthi dan menghantam Tel Aviv tersebut diangkut dari tempat penyimpanannya dengan truk ke tempat peluncuran, tempat rudal tersebut dirakit.

Sasaran rudal telah ditentukan sebelumnya dan tidak dapat mengubah jalurnya atau memperbaiki serta mengubah targetnya saat penerbangan.

Berbeda dari Shahab, persiapan peluncurannya, terutama pengisian bahan bakar tahap pertama, hanya memakan waktu sekitar 30 menit, bukan beberapa jam.

Rudal diluncurkan secara vertikal dan mengikuti lintasan balistik, artinya rudal bergerak dalam bentuk busur.

Rudal terbang melalui atmosfer dengan mesin yang masih menyala, mendorongnya maju.

Selama penerbangan, tahap pertama terpisah, dan tahap kedua masuk kembali dari atmosfer setelah menghabiskan bahan bakarnya, terus berakselerasi karena gravitasi.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved