Senin, 8 Juni 2026

Berita Banda Aceh

HUHH, Gampong UMKM Morat-Marit Dihantam Angin Kencang

"Semua hancur lebur dihantam badai. Dampak keuangan yang kita alami cukup besar.” PUTRI, Pelaku UMKM 

Tayang:
Editor: mufti
For Serambinews.com
Angin kencang menghantam Gampong UMKM Expo di lapangan Blangpadang Banda Aceh, 

"Semua hancur lebur dihantam badai. Dampak keuangan yang kita alami cukup besar.” PUTRI, Pelaku UMKM 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Angin kencang melanda Banda Aceh, Rabu (18/9/2024), membuat sejumlah tenda di Gampong UMKM Expo, di Lapangan Blangpadang Porak-poranda.

Sejumlah tenda yang disewa pelaku UMKM tersebut hancur dan beterbangan diterpa badai. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi jelang siang itu.

Amatan Serambi di lokasi, tampak sejumlah petugas melakukan pengamanan barang-barang milik pelaku UMKM di Expo tersebut.

Puluhan stand milik pelaku UMKM dari berbagai daerah di Aceh porak poranda dihantam hujan badai.Para pemilik stan terlihat berupaya keras mengamankan barang dagangan dan pajangan dari hantaman angin.

Angin juga menumbangkan beberapa tiang penyangga tenda yang menjadi stan pameran produk lokal ini.

Putri, seorang pelaku UMKM yang menyewa lapak di lokasi tersebut mengaku, saat peristiwa angin kencang tersebut ia sedang berada di lokasi. “Di detik-detik awal angin kencang, sejumlah tenda ambruk dan stan juga ikut rusak parah,” terangnya.

Dia mengaku, sudah dua kali mereka mengalami peristiwa itu, namun yang parah pada Rabu kemarin. Dimana sejumlah tenda beterbangan akibat ditiup angin kencang. "Semua hancur lebur dihantam badai. Dampak keuangan yang kita alami cukup besar. Karena modal aja nggak balik. Apalagi kita jual jus buah," ucapnya.

Selain tenda dan stan di lapangan Blangpadang, kerusakan akibat angin kencang juga terjadi di sejumlah titik di Banda Aceh. Sejumlah kendaraan roda dua terpaksa harus menepi ketika angin kencang terjadi di kawasan Jembatan Pante Perak, Banda Aceh.

Selain itu, dampak dari peristiwa angin kencang tersebut, membuat lampu jalan di kawasan Jembatan Pango patah dan jatuh ke badan jalan. Selain itu, angin kencang juga membuat pohon berukuran besar juga tumbang di depan Hotel Grand Nanggroe, Kecamatan Luengbata.

Ayu Imatullah, seorang warga yang melintas mengaku, pohon berukuran besar tersebut tumbang dan membentang di badan jalan. Akibatnya akses untuk menuju ke arah Pango dan Lambaro itu tertutup sementara. Selain itu juga, akibat pohon tumbang itu membuat kemacetan dari arah Banda Aceh menuju Lambaro. "Saat ini petugas masih melakukan pembersihan. Tadi untung tidak ada korban jiwa," pungkasnya.(iw)

Atap Sekolah Diterbangkan Angin

PERISTIWA angin kencang juga melanda wilayah Aceh Besar, kemarin, Sejumlah pohon tumbang, atap rumah warga dan sekolah ikut rusak. Ada 15 titik yang terdampak di kabupaten ini.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil, mengatakan, pohon tumbang tersebut tersebar di wilayah Kecamatan Blangbintang, Darul Imarah, Kota Jantho, Baitussalam, Kuta Baro, Lhoong, Mesjid Raya, Darul Kamal, dan Peukan Bada.

Di Kecamatan Lhoong, menutup badan jalan, pohon tumbang juga mengenai salah satu rumah milik M Yusuf (60) dan merusak atap dapur.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved