Sabtu, 11 April 2026

Berita Bireuen

Tingginya Kasus Penyakit di Bireuen, Dinkes Keluarkan Rekomendasi

Dinas Kesehatan (Dinkes) Bireuen mengharapkan kerjasama dan juga dukungan dan telah mengeluarkan beberapa rekomendasi.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr Irwan 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Bireuen mengharapkan kerjasama dan juga dukungan dan telah mengeluarkan beberapa rekomendasi.

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Data berbagai jenis penyakit menular dan tidak menular di Bireuen dari Januari hingga Agustus 2024 semakin mengkhawatirkan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Bireuen mengharapkan kerjasama dan juga dukungan dan telah mengeluarkan beberapa rekomendasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Bireuen, dr Irwan kepada Serambinews.com, Rabu  (18/9/2024) terkait upaya dan langkah dalam menangani dan mencegah berbagai penyakit.

Adapun rekomendasi hasil pertemuan bersama kata Kadiskes Bireuen antara lain mengupayakan peningkatan imunisasi dasar pada anak di Bireuen, melakukan koordinasi dengan pemangku kebijakan dalam rangka pembuatan regulasi daerah terkait  imunisasi dan pencegahan  dan pengendalian penyakit.

Baca juga: 80 Pemilih Pemula Bireuen Ikut Sosialisasi Pendidikan Politik

Selain itu memaksimalkan deteksi dini  dalam rangka peningkatan  capaian  Standar Nasional Pelayanan Minimal
kesehatan tahun 2024.

Berikutnya,  melakukan kerjasama  dengan lintas sektor  tingkat kabupaten dan kecamatan terkait dengan pengobatan dan rehabilitasi ODGJ.

Kemudian kerjasama lintas sektor dalam rangka  menurunkan kasus penyakit terkait infeksi menular seksual  (syphilis, HIV-AIDS dan hepatitis).

Rekomendasi lainnya  memperkuat komitmen dan aksi  untuk peningkatan  capaian  program  bidang  pencegahan dan pengendalian penyakit di Bireuen.

“Rekomendasi disampaikan ke masing-masing kepala Puskesmas, para camat, pihak terkait dan juga Pemkab Bireuen untuk ditindaklanjuti,” ujar dr Irwan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya,  penyakit difteri terdeteksi di Bireuen  atau penyakit radang tenggorokan dan masalah pernafasan setelah lama tidak ditemukan terdeteksi lagi Bireuen.

Berdasarkan data, jumlah suspek kasus difteri dari Januari sampai Agustus ada enam kasus, dari jumlah tersebut dua positif difteri dan pasiennya sudah sembuh keduanya.

Kemudian, capaian imunisasi di Bireuen tahun ini hingga Agustus sangat rendah atau sekitar 6 persen  lebih sedangkan target imunisasi saat ini seharusnya sudah mencapai 66 persen.  

Data sementara jumlah balita usia  01-12 bulan yang perlu diimunisasi sebanyak 7.954 orang di seluruh Bireuen, namun dari jumlah tersebut yang sudah diimunisasi baru 469 orang atau sekitar 6 persen lebih.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved