Minggu, 12 April 2026

Cahaya Aceh

Waduk Kota Lhokseumawe, Indah dan Nyaman untuk Berwisata

Keindahan Waduk Lhokseumawe terasa lengkap dengan hadirnya kawanan bangau yang terus beterbangan di seputaran waduk.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Pemandangan Masjid Agung Islamic Center dari Waduk Kota Lhokseumawe. 

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Waduk Pusong dibangun di pesisir Kota Lhokseumawe belasan tahun lalu.

Fungsinya, untuk mengantisipasi bencana alam banjir di Kota Lhokseumawe, sekaligus sebagai destinasi wisata.

Waduk tersebut yang lebih dikenal dengan nama Waduk Pusong dengan luas sekitar 60 hektare. 

Lokasinya pun sangat dekat dengan pusat Kota Lhokseumawe. Tepatnya di belakang terminal Jalan Pase.

Akses utama masuk ke waduk pun ada dua, bisa melalui Stadion Tunas Bangsa Mon Geudong, dan bisa juga melalui belakang pasar buah. 

Pada malam hari, maka pengunjung akan mendapati kawasan tersebut bermandikan cahaya.

Sedangkan pada pagi dan sore hari, semburat rona jingga membayang memantulkan keelokan Kota Lhokseumawe, kota yang diapit pantai tersebut.

Keramba-keramba ikan milik petani setempat pun berada di sudut-sudut waduk.

Juga terdapat hutan bakau sehingga menampakan kesan yang menyerupai pulau kecil.

Waduk Pusong Kota Lhokseumawe 03
Hutan bakau di tengah Waduk Kota Lhokseumawe.

Keindahan Waduk Lhokseumawe pun dilengkapi dengan hadirnya kawanan bangau yang terus berterbangan di seputaran waduk.

Dari waduk, kita juga bisa memandang Pantai Pusong dan juga pusat Kota Lhokseumawe, terutama Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe yang terlihat menjulang tinggi.

Waduk Kota Lhokseumawe 04
Pemandangan Masjid Agung Islamic Center dari Waduk Kota Lhokseumawe.

Pagi atau sore hari adalah saat yang paling tepat untuk berkunjung. Karena  semilir angin yang yang dihembuskan akan memberikan kesejukan.

Makanya setiap hari, terutama akhir pekan, saat matahari mulai menyingsing, waduk sudah ramai ditangani masyarakat.

Ada petani keramba, ada yang ingin memancing atau menjala ikan, para pedagang berbagai makan dan minuman yang mulai mempersiapkan barang daganganya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved