Minggu, 3 Mei 2026

Cahaya Aceh

Tugu Kupiah Meukeutop Teuku Umar, Monumen Sejarah yang Memikat di Pesisir Aceh

Tugu Kupiah Meukeutop juga dikelilingi panorama alam yang memukau, dengan deburan ombak dan angin sepoi-sepoi yang menciptakan suasana tenang.

Tayang:
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Tugu Kupiah Meukeutop Teuku Umar di kawasan Batu Putih, Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (21/9/2024). 

Tugu ini terletak strategis di pusat ibu kota kabupaten, Meulaboh, yang terkenal tidak hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga kekayaan destinasi wisata bersejarah.

Sebagai simbol perjuangan Teuku Umar, tugu ini menawarkan tempat yang damai untuk merenung, berfoto, dan berkumpul bersama keluarga serta teman-teman.

Tugu Kupiah Meukeutop Teuku Umar di kawasan Batu Putih, Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (21/9/2024).
Tugu Kupiah Meukeutop Teuku Umar di kawasan Batu Putih, Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (21/9/2024). (SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI)

Dikatakannya, Kupiah Meukeutop, topi tradisional Aceh yang menjadi ciri khas tugu ini, melambangkan identitas budaya lokal yang kuat.

Banyak pengunjung yang datang bukan hanya untuk menghormati sejarah, tetapi juga untuk menikmati keindahan pantai dan suasana yang tenang.

Bagi masyarakat setempat, Tugu Kupiah Meukeutop bukan sekadar monumen sejarah, melainkan tempat berkumpul yang menyenangkan.

Masyarakat sering menghabiskan waktu di sekitar tugu sambil menikmati keindahan alam, menciptakan kenangan bersama orang tercinta.

Cafe-cafe di sekitar area juga menyediakan berbagai hidangan lezat, menambah pengalaman berkunjung yang tak terlupakan.

Dengan segala potensi yang dimiliki, Tugu Kupiah Meukeutop layak menjadi salah satu destinasi utama saat berada di Meulaboh.

Bagi Anda yang ingin menjelajahi sejarah dan keindahan alam Aceh, kunjungan ke monumen ini adalah kesempatan berharga yang tidak boleh dilewatkan.

Tugu Kupiah Meukeutop tidak hanya mengajak kita untuk merenungkan perjuangan para pahlawan, tetapi juga mengingatkan kita akan pentingnya menjaga dan merayakan identitas budaya serta kemerdekaan bangsa.

Tugu Kupiah Meukeutop Teuku Umar di kawasan Batu Putih, Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (21/9/2024).
Tugu Kupiah Meukeutop Teuku Umar di kawasan Batu Putih, Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (21/9/2024). (SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI)

Camat Johan Pahlawan, Yulisman Yahya, menyatakan bahwa Tugu Kupiah Meukeutop Teuku Umar di Kabupaten Aceh Barat mengalami perubahan signifikan yang berdampak positif terhadap perkembangan perekonomian masyarakat dan daerah.

 Dengan keberadaan kafe-kafe yang berjejer di sepanjang jalan menuju tugu yang berdiri megah saat ini, suasana di sekitar lokasi menjadi semakin hidup, baik siang maupun malam.

Yulisman menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan tempat bersejarah ini agar tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Tugu tersebut, yang merupakan lokasi syahidnya Teuku Umar Johan Pahlawan, dulunya tugus asli kini berada di laut, dengan jarak sekitar 150 meter dari monumen yang telah berdiri saat ini.

Keberadaan tugu yang asli dulunya kini telah berada di laut akibat bencana tsunami pada tahun 2004 silam, sehingga mengubah lanskap di sekitarnya, dan daratan asli kini telah berubah menjadi lautan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved