Berita Banda Aceh

Aceh Siap Kelola Venue PON

Penjabat Gubernur Aceh Safrizal ZA menyebutkan Venue-venue PON XXI Aceh-Sumut harus terus dirawat dengan baik dan bermanfaat untuk pengembangan olahra

Editor: mufti
FOR SERAMBINEWS.COM
Safrizal ZA, Penjabat Gubernur Aceh 

Kita punya 20 venue yang tarafnya nasional dan internasional. Minggu depan kami akan berdiskusi dengan KONI, cabang olahraga, dan dinas terkait untuk pengelolaan secara terpadu venue-venue ini. Safrizal ZA, Penjabat Gubernur Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Setelah berakhirnya pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut, Pemerintah Aceh akan merumuskan model pengelolaan venue-venue yang dipakai saat pertandingan PON XXI di Aceh. Dengan demikian aset dibangun/rehab yang menghabiskan uang  hampir satu triliun rupiah itu berdaya guna. Pemerintah Aceh akan membicarakan masalah venue ini dengan KONI, cabang olahraga, serta dinas-dinas terkait pada pekan depan.

Penjabat Gubernur Aceh Safrizal ZA menyebutkan bahwa pemerintah telah membangun 20 venue pertandingan PON XXI Aceh-Sumut yang bertaraf nasional dan internasional. Venue-venue tersebut harus terus dirawat dengan baik dan bermanfaat untuk pengembangan olahraga di Aceh.

“Kita punya 20 venue yang tarafnya nasional dan internasional. Minggu depan kami akan berdiskusi dengan KONI, cabang olahraga, dan dinas terkait untuk pengelolaan secara terpadu venue-venue ini,” kata Penjabat Gubernur Aceh Safrizal ZA kepada wartawan, sebagaimana dikutip KompasTV, Kamis (26/9/2024)..

Terkait mekanisme pengelolaan akan dibicarakan dengan KONI, seluruh Pengprov cabang olahraga, dan dinas-dinas terkait di bawah Pemerintah Aceh. Safrizal menambahkan bahwa venue-venue itu akan dikelola secara terpadu. Bisa jadi akan  dikelola oleh badan pengelola sendiri, badan layanan umum, atau bahkan akan dikontrak dengan pihak ketiga.

Semua mekanisme tersebut akan diputuskan setelah semua pihak duduk bersama untuk membicarakan kelanjutan pengelolaan venue PON ini. Pj Gubernur Aceh itu juga berjanji akan menyampaikan kepada masyarakat bagaimana model pengelolaan secara terpadu venue-venue PON itu. 

Sementara itu, Ketua Umum KONI Aceh Kamaruddin Abu Bakar alias Abu Razak mengatakan, pihaknya setuju dengan pernyataan Penjabat Gubernur Aceh untuk mengelola venue-venue peninggalan PON secara terpadu, sehingga memberikan manfaat kepada masyarakat Aceh. “KONI setuju dengan pernyataan Penjabat Gubernur Aceh. Rencananya setelah beres-beres administrasi PON, kami akan duduk membahas persoalan ini,” kata Abu Razak, Kamis malam. 

Sebagai informasi, berbagai proyek renovasi dan pembangunan kembali venue PON XXI di Banda Aceh ini terbagi dalam beberapa arena. Misalkan untuk renovasi dan pembangunan kembali 12 venue  terdiri atas, antara lain; Stadion Harapan Bangsa Kota Banda Aceh, Stadion H. Dimurthala Kota Banda Aceh, Lapangan Tenis Jasdam Kota Banda Aceh, dan lainnya (Selengkapnya lihat boks). Kemudian untuk paket pembangunan dan renovasi venue dayung-pacuan kuda terbagi ke dalam 2 arena, yakni: Dayung di Waduk Keuliling Indrapuri Kabupaten Aceh Besar dan venue Berkuda di Pacuan Kuda Blang Bebangka,  Aceh Tengah. Sedangkan untuk paket pekerjaan rehabilitasi dan renovasi arena tambahan PON  terbagi menjadi 4 venue, yaitu lapangan sepak bola Blang Paseh Pidie, arena Sepatu Roda Pidie, Lapangan Tembak Rindam IM Mata Ie, dan Kolam Renang Tirta Raya Kota Banda Aceh.(sak

 

 

Venue PON XXI yang Dibangun dan Direhab

12 Venue di Kota Banda Aceh:

 - Stadion Harapan Bangsa Kota Banda Aceh

- Stadion H. Dimurthala Kota Banda Aceh

- Lapangan Tenis Jasdam Kota Banda Aceh

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved