Breaking News
Senin, 20 April 2026

Konflik Palestina dan Israel

Israel Ketar-ketir, Rudal Houthi Berhasil Tembus Iron Dome, Bombardir Tel Aviv

Terbukti sistem pertahanan Israel, termasuk iron dome, teknologi satelit dan intersepsinya, terbukti tidak efektif terhadap senjata Houthi Yaman. 

Editor: Amirullah
X
Dalam foto selebaran yang disediakan oleh pusat media Houthi, para petempur Houthi berpartisipasi dalam latihan militer pada 12 Maret 2024, di Sana’a, Yaman. --- Houthi meluncurkan rudal balistik ke Tel Aviv pada Jumat (27/9/2024) dini hari ini. 

SERAMBINEWS.COM - Kelompok bersenjata Yaman terus menunjukkan konsistensi dalam melancarkan serangan masif terhadap Israel sebagai wujud dukungan mereka untuk kemerdekaan Palestina.

Serangan ini bertujuan untuk mengekspresikan solidaritas dengan rakyat Palestina yang menghadapi penindasan, serta menentang tindakan agresif yang dilakukan oleh Israel. 

Dengan meningkatnya ketegangan di kawasan, aksi-aksi ini menjadi bagian dari strategi yang lebih luas untuk memperkuat posisi Palestina di mata internasional dan menggalang dukungan dari negara-negara Arab lainnya.

Brigadir Jenderal Yahya Saree, juru bicara militer Angkatan Bersenjata Yaman, yang berafiliasi dengan kelompok Ansarallah melaporkan dua operasi militer signifikan yang menargetkan Israel, Jumat (27/9/2024).

Terbukti sistem pertahanan Israel, termasuk iron dome, teknologi satelit dan intersepsinya, terbukti tidak efektif terhadap senjata Houthi Yaman

Dalam operasi pertama, rudal balistik hipersonik, Palestine-2, menyerang instalasi militer di Tel Aviv, menurut Saree. 

Serangan kedua, menggunakan pesawat tak berawak (drone) Jaffa, dilaporkan mengenai target kritis di wilayah Ashkelon.

Sumber tersebut juga menekankan bahwa rudal Yaman, mampu menempuh jarak lebih dari 2.000 kilometer.

Saree menegaskan bahwa kedua operasi tersebut berhasil mencapai sasaran yang dituju, yakni target vital Israel.

Operasi militer Houthi Yaman ini digambarkan sebagai respons terhadap agresi Israel dan sebagai bentuk solidaritas dengan gerakan perlawanan Palestina dan Lebanon. 

Ia menekankan bahwa tindakan militer lebih lanjut terhadap Israel akan terus berlanjut hingga serangan terhadap Gaza dan Lebanon berhenti, mengutip Palestine Chronicle.

Sumber-sumber Yaman mengungkapkan kepada jaringan berita Lebanon Al-Mayadeen bahwa target-target baru Israel telah diidentifikasi dalam operasi-operasi yang sedang berlangsung.

Hal ini juga menggarisbawahi bahwa Yaman tetap berkomitmen untuk mendukung Palestina.

Yaman menegaskan akan terus menyerang lokasi-lokasi sensitif dan strategis di Israel.

Selain itu memperingatkan bahwa operasi tahap kelima akan sangat sulit bagi Israel.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved