Aceh Utara
1.037 Kepala Keluarga di Aceh Utara Terdampak Banjir
Jumlah warga yang terdampak banjir di Kecamatan Matangkuli Kabupaten Aceh Utara pada Jumat (4/10/2024) mencapai...
Penulis: Jafaruddin | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Jumlah warga yang terdampak banjir di Kecamatan Matangkuli Kabupaten Aceh Utara pada Jumat (4/10/2024) mencapai 1.037 Kepala Keluarga.
Mereka adalah warga dari 21 desa di kecamatan tersebut.
Data yang diperoleh Serambinews.com dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara 21 desa yang terendam banjir yaitu Gampong Leubok Pirak dengan jumlah rumah terendam 42 unit. Sedangkan warga yang terdampak 110 jiwa dari 54 KK.
Kemudian Desa Panten Pirak jumlah rumah terendam 42 dan jumlah jiwa yang terdampak 158 jiwa.
Kemudian Gampong Ceubrek Pirak dengan jumlah terendam 80, yang menyebabkan berdampak pada 398 jiwa dari 116 KK.
Sebanyak 80 rumah terendam di Gampong Ceubrek Pirak, berdampak pada 398 jiwa dari 116 Kepala Keluarga (KK). Situasi ini mencerminkan kondisi banjir yang melanda beberapa gampong di wilayah tersebut, mengakibatkan kerugian yang signifikan bagi masyarakat setempat.
Di Gampong Beuringen Pirak, sebanyak 73 KK dengan total 290 jiwa juga terimbas. Sebanyak 66 unit rumah terendam, dan 25 hektar lahan sawah turut terendam. Sementara itu, Gampong Meunye Pirak mencatat 42 KK dan 95 jiwa, dengan 38 rumah terendam dan 37 hektar lahan sawah yang terpengaruh.
Di Gampong Siren, 67 KK dan 267 jiwa mengalami dampak yang serupa. Sebanyak 54 rumah terendam dan 32 hektar lahan sawah terkena dampak banjir. Gampong Tanjong Haji Muda tidak kalah parah, dengan 64 KK yang melibatkan 256 jiwa, serta 60 rumah yang terendam, disertai dengan 16 hektar lahan sawah.
Gampong Lawang melaporkan 60 KK dan 150 jiwa, di mana 55 rumah terendam dan 42 hektar lahan sawah juga terancam. Di Gampong Alue Tho, terdapat 86 KK dengan 298 jiwa yang terdampak, serta 79 unit rumah dan 24 hektar lahan sawah terendam.
Gampong Hagu mengalami kerugian cukup besar dengan 105 KK yang mencakup 280 jiwa, 90 rumah terendam, dan 6 hektar lahan sawah yang terimbas. Sementara Gampong Alue Entok mencatat 82 KK dan 220 jiwa dengan 72 rumah terendam serta 33 hektar lahan sawah.
Gampong Tumpok Barat tercatat sebagai yang paling parah, dengan 143 KK dan 480 jiwa terdampak. Sebanyak 130 rumah terendam dan 35 hektar lahan sawah terkena dampak banjir. Gampong Teungh Seuleumak juga terdampak dengan 97 KK dan 156 jiwa, serta 77 rumah yang terendam dan 24 hektar lahan sawah.
Gampong Meuria, dengan 40 KK dan 147 jiwa, melaporkan 40 rumah terendam dan 11 hektar lahan sawah. Di Gampong Tanjong Tgk Kari, 32 KK dengan 130 jiwa terkena dampak, dengan 30 rumah terendam dan 22 hektar lahan sawah.
Gampong Tanjong Tgk Ali melaporkan 67 KK dan 215 jiwa terdampak, dengan 61 rumah terendam dan 7,5 hektar lahan sawah. Gampong Punti Matangkuli juga terdampak, dengan 20 KK dan 80 jiwa, serta 17 rumah terendam dan 32 hektar lahan sawah.
Gampong Parang Sikureung mencatat 33 KK dan 103 jiwa, dengan 27 rumah terendam dan 38 hektar lahan sawah. Di Gampong Blang Matangkuli, terdapat 38 KK dan 104 jiwa yang terdampak, serta 31 rumah terendam dan 5 hektar lahan sawah.
| Monumen Islam Samudera Pasai Dapat Dukungan APBN Rp 100 M, Bupati Aceh Utara: Jadi Situs Nasional |
|
|---|
| 4.000 Lebih Stok Ternak Meugang di Aceh Utara, Jelang Idul Adha 1447 H |
|
|---|
| AHASS Kembali Berikan Servis Murah untuk Korban Banjir |
|
|---|
| Bupati Aceh Utara Harap Bantuan Jadup untuk Penyintas Banjir Cair Sebelum Idul Adha |
|
|---|
| Pendaftar Dirut dan Komisaris PT Bina Usaha Baru Lima Orang, Pemkab Aceh Utara Perpanjang Seleksi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rumah-di-Matangkuli-Terendam-Banjir.jpg)