Sabtu, 2 Mei 2026

Cahaya Aceh

Stalagmit dan Stalaktit, Goresan Alam Menakjubkan di Gua Sawang Aceh Selatan

Selain itu, di sekitar destinasi Gua Sawang juga juga ada tempat pemandian, baik kolam maupun aliran sungai yang bisa dinikmati oleh wisatawan.

Tayang: | Diperbarui:
Stalagmit dan Stalaktit, Goresan Alam Menakjubkan di Gua Sawang Aceh Selatan - Gua-Sawang-Aceh-Selatan-02.jpg
DOK KOMUNITAS WISATA TUAN TAPA
Komunitas Wisata Tuan Tapa saat menelusuri Goa Sawang, di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan.
Stalagmit dan Stalaktit, Goresan Alam Menakjubkan di Gua Sawang Aceh Selatan - Gua-Sawang-Aceh-Selatan-03.jpg
DOK KOMUNITAS WISATA TUAN TAPA
Tempat pemandian di sekitar Gua Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh.
Stalagmit dan Stalaktit, Goresan Alam Menakjubkan di Gua Sawang Aceh Selatan - Gua-Sawang-Aceh-Selatan-01.jpg
DOK SAHABAT WISATA TUAN TAPA
Stalagmit dan Stalaktit Goresan Alam Menakjubkan di Gua Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh.

Laporan Ilhami Syahputra | Aceh Selatan  

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Tidak akan ada habisnya berbicara destinasi wisata alam di Kabupaten Aceh Selatan. Kabupaten yang diapit pegunungan dan laut Samudera Hindia ini menyimpan keindahan alam yang menakjubkan.

Diantaranya adalah destinasi Gua Sawang yang sudah lama ada dan baru dikemas kembali untuk dibuka ke kalayak ramai.

Gua Sawang ini ternyata menyimpan aneka keunikan dan goresan alam yang menakjubkan.

Untuk diketahui, Gua Sawang terletak di perbatasan antara Desa Tring Meduro Tunong dan Desa Panton Luas, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan.

Lokasi ini berjarak sekitar 27 kilometer dari ibu kota Aceh Selatan, Tapaktuan.

Hanya memakan waktu sekitar 43 menit dengan menggunakan kendaraan roda dua dari pusat Ibu Kota Aceh Selatan, Tapaktuan. 

Sedangkan dari Banda Aceh ke gua Sawang ini dengan kendaraan roda empat memakan waktu tujuh jam lebih atau berjarak sekitar 418 kilometer. 

Pertama sekali mengunjungi lokasi dan menulusuri Gua Sawang, pengunjung dibuat kagum dengan keindahan Stalagmit dan Stalaktit yang menakjubkan di dalam gua ini.

Stalagmit dan Stalaktit Goresan Alam Menakjubkan di Gua Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh.
Stalagmit dan Stalaktit Goresan Alam Menakjubkan di Gua Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh. (DOK SAHABAT WISATA TUAN TAPA)

Selain itu, di sekitar destinasi Gua Sawang juga juga ada tempat pemandian, baik kolam maupun aliran sungai yang bisa dinikmati oleh wisatawan.

Dikutip dari NOAA Ocean Exploration, Stalaktit adalah formasi berbentuk es yang menggantung dari langit-langit gua dan terbentuk dari pengendapan mineral dari air yang menetes melalui langit-langit gua. Sebagian besar Stalaktit memiliki ujung yang runcing. 

Sedangkan Stalagmit adalah gundukan endapan mineral yang tumbuh ke atas yang diendapkan dari air yang menetes ke lantai gua. Sebagian besar Stalagmit memiliki ujung yang membulat atau pipih.

"Di dalam gua kita menemukan Stalagmit dan Stalaktit yang sungguh mengagumkan, dengan kedalaman gua yang belum dapat kita perkirakan, mungkin dari cerita orang orang setempat sampai tembus ke kecamatan Samadua," ungkap sahabat wisata Tuantapa, Ainul.

Ia mengatakan bahwa dirinya bersama Komunitas Wisata Tuantapa, penjaga dan juru kunci coba menelusuri ke dalam Gua Sawang ini. 

"Setelah mencoba menelusuri kedalam gua ini, hanya baru sampai menembus sekitar 200 sampai 250 Meter kedalam," terang Ainul didampingi Koordinator Lapangan, Irwandi Kamaruzaman. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved