Berita Aceh Utara

Mahasiswi Prodi Komunikasi Unimal Lolos Seleksi Program Pendidikan Internasional Malaysia-Singapura

“Sejak awal, saya memiliki tekad kuat untuk belajar di luar negeri,” ujar Nabila yang saat ini menjabat Kepala Divisi Keuangan

Penulis: Jafaruddin | Editor: Nur Nihayati
Dok FISIP Unimal
Dekan FISIP Unimal, T Zulkarnaen PhD bersama Wakil Dekan III Subhani MSi foto bersama dengan Nabila Mawaddah yang lolos seleksi program pendidikan internasional seusai memberikan pengarahan. Dok FISIP Unimal 

“Sejak awal, saya memiliki tekad kuat untuk belajar di luar negeri,” ujar Nabila yang saat ini menjabat Kepala Divisi Keuangan 

Laporan Jafaruddin I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Nabila Mawaddah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh (FISIP Unimal) berhasil lolos dalam program International Youth Innovation Summit (IYIS) #4 Chapter Malaysia-Singapura baru-baru ini.

Mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi itu dijadwalkan berangkat ke Singapura untuk mengikuti program pendidikan internasional tersebut dari mulai 7-10 Oktober.

Selain itu di Singapura, program yang diadakan Global Youthpreneur Nusantara tersebut nantinya juga akan berlangsung di Malaysia.

Nabila juga terpilih menjadi Ketua Tim

“Sejak awal, saya memiliki tekad kuat untuk belajar di luar negeri,” ujar Nabila yang saat ini menjabat Kepala Divisi Keuangan di Komunitas Kejar Mimpi Lhokseumawe

Dengan bermodalkan handphone dan kuota, Nabila mulai mencari program yang bisa diikuti melalui Instagram hingga akhirnya menemukan International Youth Innovation Summit (IYIS) #4 Chapter Malaysia-Singapura yang diadakan oleh Global Youthpreneur Nusantara.

“Saya langsung mendaftar dengan mengisi form dan mengikuti serangkaian seleksi berkas gelombang pertama melalui jalur fully funded,” ungkap Nabila.

Pada 21 Juli 20214, ia mendapat kabar bahwa dirinya lulus seleksi berkas tahap pertama untuk jalur fully funded dan selanjutnya diharuskan mengikuti tes wawasan= kebangsaan sebagai tahap kedua.

“Saya mengerjakan tes ini pada 24 Juli dan pada 8 Agustus, hasilnya menyatakan bahwa saya lolos seleksi tahap kedua. Tahap ketiga adalah FGD (Focus Group Discussion) 40 besar, yang dilaksanakan pada 9 Agustus 2024,” cerita Nabila.

Setelah mengikuti serangkaian diskusi dengan peserta lainnya, pada 10 Agustus, ioa kembali mendapatkan kabar, lolos ke dalam 8 besar dengan kategori Golden Special Funded.

Golden Special Funded lanjut Nabila, beasiswa tidak penuh yang diberikan kepada peserta jalur fully funded yang dinilai memiliki kemampuan yang baik, sehingga mereka masuk ke dalam Top 8 delegasi.

Pada 14 Agustus 2204, peserta dibagi ke dalam kelompok untuk masing-masing proyek inovasi digital sesuai jalur yang dipilih.

“Saya memilih jalur education dan ditempatkan dalam grup 1A. Setelah pembagian kelompok, kami mengadakan rapat online via Zoom untuk pemilihan ketua tim, dan Alhamdulillah saya dipercayakan menjadi leader dengan Anggota tim dari mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia,” ujar Nabila.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved