Rabu, 8 April 2026

Tampang Pemilik Panti Asuhan yang Lecehkan 25 Anak, Begini Modusnya

Menurut informasi yang diperoleh, Sudirman diduga telah menodai kesucian anak-anak yatim yang tak berdaya dengan modus yang sangat mengkhawatirkan.

Editor: Amirullah
kolase Instagram
Korban pelecehan pemilik panti asuhan Darussalam An-nur yang merupakan anak yatim piatu mengurai curhatan pilu soal tindakan bejat Sudirman. 

SERAMBINEWS.COM  – Inilah tampang Sudirman pemilik panti asuhan di Tangerang, Banten yang lecehkan 25 anak asuhnya.

Aksi keji yang melibatkan pemilik panti asuhan Darussalam An-Nur, Sudirman, dan dua pengurusnya, Yusuf dan Yandi, terungkap setelah dugaan pelecehan seksual terhadap 25 anak asuhnya mencuat ke permukaan.

Fakta memilukan ini pertama kali dibongkar oleh Dean Desvi, seorang orang tua asuh di panti tersebut.

Menurut informasi yang diperoleh, Sudirman diduga telah menodai kesucian anak-anak yatim yang tak berdaya dengan modus yang sangat mengkhawatirkan.

Kejadian ini berhasil terungkap setelah salah satu korban berani menceritakan pengalamannya kepada Dean, yang telah mengenal pelaku sejak kecil.

"Ketika mendengar cerita dari korban, saya tidak bisa percaya. Ini sangat mengerikan," ungkap Dean, yang juga mengatakan bahwa dia segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Tindak lanjut dari laporan tersebut mengakibatkan penangkapan Sudirman dan Yusuf oleh Polres Metro Tangerang Kota.

Namun, Yandi masih buron dan kini dalam pencarian polisi setelah melarikan diri ketika kasus ini terungkap.

"Kalau memang pelaku ini gemulay agak kayak kaum pelangi, saya pikir orang-orang yang punya kebiasan gemulai tapi dia panutan.

Mereka (para korban) bilang 'ibu kami ini korban pelecehan abi', (abi) panggilan (pelaku) di sana," ungkap Dean Desvi dilansir Tribun-medan.com dari TribunnewsBogor.com, Minggu (6/10/2024).

Terkejut sekaligus terpukul, Dean pilu mendengar jerit tangis para korban kepadanya.

Terlebih di antara puluhan korban, ada balita dan usia 9 tahun yang jadi pelampiasan nafsu bejat pelaku.

"Ruangan ini jadi saksi tangisan mereka untuk menjelaskan betapa bejatnya pimpinan panti asuhan itu. Mereka (korban) diiming-imingi halus sekali (kata pelaku) 'ayo pijitin saya'. Habis pijitin kaki, ke paha, sampai ke kemaluan," imbuh Dean.

Diungkap Dean, ternyata kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan pemilik panti asuhan itu sudah pernah dilaporkan tahun lalu.

Saat itu para korban menceritakan momen mengerikan saat mereka dilecehkan sang pemilik panti asuhan yang telah mereka anggap seperti ayah sendiri.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved