Rabu, 3 Juni 2026

Berita Aceh Timur

Rawat Tradisi ,Masyarakat Aceh Timur Gelar  Khanduri Blang

Acara ini rutin dilaksanakan menjelang masa tanam padi sebagai bentuk syukur dan harapan, agar hasil panen melimpah serta dijauhkan dari hama dan...

Tayang:
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
For serambinews.com
Tradisi Khanduri Blang di GampongMeunasah Hagu, Kecamatan  Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (9/10/2024). 

Acara ini rutin dilaksanakan menjelang masa tanam padi sebagai bentuk syukur dan harapan, agar hasil panen melimpah serta dijauhkan dari hama dan penyakit.

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI – Khanduri Blang atau dikenal juga sebagai Kenduri Sawah merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Aceh.

Begitu juga dengan Gampong Meunasah Hagu, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (9/10/2024).

Acara ini rutin dilaksanakan menjelang masa tanam padi sebagai bentuk syukur dan harapan, agar hasil panen melimpah serta dijauhkan dari hama dan penyakit.

Khanduri Blang dirangkai dengan doa tolak bala yang dipanjatkan bersama-sama oleh masyarakat desa.

Tujuan utama dari doa ini adalah memohon keselamatan dan keberkahan bagi tanaman padi yang akan segera ditanam, agar terhindar dari serangan hama dan menghasilkan panen yang melimpah.

Tradisi ini tidak hanya dinikmati oleh orang dewasa, tetapi juga sangat dinantikan oleh anak-anak setempat.

Selain bisa berdoa bersama, anak-anak menikmati berbagai makanan yang dibawa oleh warga untuk dimakan bersama setelah prosesi doa.

Maura, salah satu anak dari Desa Meunasah Hagu, dengan antusias menyatakan kegembiraannya.

"Saya suka karena ada makan-makannya, ada doanya," ujar Maura.

Baca juga: Masyarakat Samatiga Gelar Khanduri Blang, Wakil Ketua MPU Aceh: Bagian Penting dalam Istiadat Aceh

Tahun ini, masyarakat Desa Meunasah Hagu merasa sangat bersyukur.

Hasil panen padi tahun lalu melimpah, sehingga mereka menyampaikan rasa syukur kepada Sang Pencipta melalui prosesi Khanduri Blang ini.

Ridwan, Sekretaris Desa Meunasah Hagu, menjelaskan bahwa prosesi Khanduri Blang dimulai dengan doa bersama, diikuti dengan makan bersama.

"Tujuannya agar panen berlimpah dan dijauhkan dari hama penyakit," kata Ridwan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved