Harga Emas di Aceh

Harga Emas Meroket saat Perang Israel-Iran Berkecamuk, Diprediksi Bisa Tembus Rp 5 Juta/Mayam

Meski harga emas naik, tetapi masyarakat banyak yang membeli karena rata-rata tahu trennya akan terus meningkat.

Penulis: Sara Masroni | Editor: Saifullah
SERAMBI INDONESIA
Ilustrasi harga emas melonjak naik di Banda Aceh. 

Laporan Sara Masroni | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Harga emas di sejumlah toko kawasan Pasar Aceh saat ini berada di angka Rp 4.300.000 per mayam, belum termasuk ongkos buat. 

Hal itu disampaikan Owner Toko Emas Italy yang berada di kawasan Pasar Aceh, M Daffa Faras Shabirah, Senin (14/10/2024).

Harga tersebut, sebut Daffa, mengalami kenaikan Rp 20.000 per mayam, dalam sepekan terakhir.

Ia memperkirakan, harga akan terus melonjak mengingat kondisi perang di Timur Tengah belum usai.

Konflik Israel dengan Iran diprediksi sangat mempengaruhi harga emas di seluruh dunia.

Dikatakannya, sejauh ini tren daya beli masyarakat berada di angka 95 persen, sementara yang menjual emas hanya sekitar 5 persen saja. 

Meski harga emas naik, tetapi masyarakat banyak yang membeli karena rata-rata tahu trennya akan terus meningkat.

“Penyebabnya harga emas naik terus karena geopolitik dunia yang sedang tidak stabil dan kacau, terutama akibat ketegangan antara Israel dan Iran,” kata Daffa.

Penjual emas di seputaran Pasar Aceh itu berpesan kepada masyarakat agar segera membeli emas untuk melindungi nilai uang. 

“Harga emas akan terus naik, diprediksikan tembus ke Rp 5 juta per mayam,” pungkasnya.(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved