Selasa, 5 Mei 2026

Video

VIDEO - 1.521 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir di Aceh Tamiang

Arus pengungsian ini mulai terjadi pada hari kedua banjir yang melanda Aceh Tamiang, Minggu (13/10/2024).

Tayang:
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: m anshar

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Banjir di Aceh Tamiang semakin meluas dan sudah menyebabkan 1.521 jiwa mengungsi. Bencana ini akan terus terulang bila Pemerintah Provinsi Aceh tidak mengeruk muara di hilir Aceh Tamiang.

Arus pengungsian ini mulai terjadi pada hari kedua banjir yang melanda Aceh Tamiang, Minggu (13/10/2024). Berdasarkan data Pusdalops BPBD Aceh Tamiang, banjir sudah menyentuh seluruh atau 12 kecamatan dan menyebabkan 826 keluarga atau 1.521 jiwa mengungsi. 

Tingginya jumlah pengungsi ini membuat Pj Bupati Aceh Tamiang, Asra menyusuri sejumlah perkampungan untuk memastikan keberadaan dapur umum. 

Asra tidak membantah kalau persoalan banjir di daerahnya merupakan  masalah klasik yang terus terulang di setiap musim hujan. Namun dia memastikan akar masalah banjir ini hanya satu, yaitu pendangkalan muara di Pusungkapal dan Kualapeunaga.

Berdasarkan peristiwa yang sudah terjadi, banjir di Aceh Tamiang selalu terjadi ketika laut sedang arus pasang mati dan bersamaan dengan curah hujan di pegunungan Aceh Timur dan Aceh Tenggara sedang tinggi. 

Berdasarkan analisis ini, Asra memastikan selama muara di Aceh Tamiang tidak dikeruk, maka banjir kiriman dari Aceh Timur dan Aceh Tenggara akan terus merendam Bumi Sedia. Dia pun berharap Pemerintah Aceh bersedia merealisasikan permohonan untuk menormalisasi muara dengan cara pengerukan.

Di sisi lain, Asra memastikan pihaknya sudah berupaya mengatasi banjir dengan berbagai pola. Misalnya kata dia, mereka memanfaatkan batang kelapa sawit untuk membentuk menggeser arus sungai agar tidak menghantam tebing, kemudian melibatkan swadaya masyarakat.

Namun upaya ini diakuinya tidak akan maksimal karena tetap saja muara lebih rendah dari sungai. (mad)

Narator: Dara

Video Editor: M Anshar

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved