Berita Subulussalam

Kolaborasi KTNA, Perikanan dan Kejari Subulussalam, Kembangkan Lele untuk Ketahanan Pangan

Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Subulussalam mengembangkan ternak ikan lele.

Penulis: Khalidin | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN UMAT BARAT
Kajari Subulussalam Supardu, SH bersama Ketua KTNA Kota Subulussalam, H. Abdul Hamid Padang alias Joka dan Kepala Bidang Pertanian Fikri Insani Akbar, S.Pi. usai panen ikan lele sangkuriang binaannya di area Kejari Subulussalam, Selasa (15/10/2024). 

Laporan Khalidin Umar Barat I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM -  Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Subulussalam mengembangkan ternak ikan lele.

"Kolaborasi ini untuk merangsang masyarakat potensi pengembangan ternak ikan lele," kata Ketua KTNA Kota Subulussalam, H. Abdul Hamid Padang kepada Serambinews.com usai panen ikan lele sangkuriang binaannya di area Kejari Subulussalam, Selasa (15/10/2024).

Abdul Hamid yang didampingi Kajari Subulussalam Supardi dan Kepala Bidang Pertanian Fikri Insani Akbar, S.Pi mengatakan lele sangkuriang menjadi salah satu usaha yang potensial untuk mendukung ketahanan pangan.

Karenanya dia pun berharap agar masyarakat bisa mengikuti dengan membuat kolam keluarga di perkarangan rumah.

Baca juga: Jalan Tapaktuan - Subulussalam Masih Lumpuh

Peternakan ikan lele kata Abdul Hamid sangat mudah karena bisa dilakukan di terpal bahkan dalam ember atau bak mandi.

Abdul Hamid yang akrab disapa Joka menambahkan lele sangkuriang direkomendasikan karena masa panen sangat cepat yaitub30-40 hari.

Untuk pemasaran ikan lele sangkuriang juga sangat mudah. Joka mencontohkan  hasil panen lele sangkurian di Kejari Subulussalam langsung ditampung agennya seharga Rp 22.000 per kilogram.

Untuk pengembangan 1000 ekor ikan lele di Kejari Subulussalam menyedot anggaran Rp 1.485.000 termasuk di dalamnya modal bahan.

Dengan panen sebanyak 90 kilogram dan nilai jual Rp 22.000 per kilo maka terdapat margin sebesar Rp 49.5000.

Nilai tersebut, kata Joka akan bertambah apabika dilakukan lebih maksimal.

Joka yang juga anggota DPRK Subulussalam periode 2024-2029 dikenal sebagai sosok pegiat pertanian, perkebunan dan perikanan. (*)

Baca juga: Jadi Cuan! Lele Segar Rawa Singkil Rp 40 Ribu Per Kg, Dikeringkan Melonjak Jadi Rp 150 Ribu

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved