Berita Lhokseumawe
40 Persen Wajah RNF Melepuh Disiram Air Baterai oleh Ayah Tiri
Salah seorang korban penyiraman air baterai mengalami kerusakan kulit wajah sekitar 40 persen. Selain itu, kelopak matanya harus menjalani bedah plast
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Salah seorang korban penyiraman air baterai oleh ayah tirinya, RNF (13), mengalami kerusakan kulit wajah sekitar 40 persen. Selain itu, kelopak matanya harus menjalani bedah plastik untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi. Sayangnya, Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Kabupaten Aceh Utara, yang merupakan rumah sakit terbesar di wilayah itu, tidak memiliki tim dokter bedah plastik.
Humas RSUCM Aceh Utara, Harry Laksmana, menjelaskan RNF diperiksa oleh dua dokter spesialis, yakni spesialis mata dan spesialis bedah. "Kakaknya, AF (16), hanya memerlukan rawat jalan dan tidak perlu operasi," ujar Harry saat dihubungi, Rabu (16/10/2024). Kedua kakak beradik ini memang mendapatkan perlakuan kejam oleh ayah tirinya.
Selama dirawat di RSUCM, korban telah mendapatkan penanganan medis secara gratis. Namun, biaya rujukan ke rumah sakit lain harus dipastikan ditanggung oleh rumah sakit yang akan menangani operasi karena jenis kasus ini tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan. "Ibu korban sempat menolak anaknya dirawat di RSUCM karena tidak punya biaya. Namun, setelah dijelaskan akan mendapatkan layanan gratis, ibu korban akhirnya setuju untuk menandatangani surat perawatan putrinya," tambah Harry.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, T Adnan, turut mendatangi RSUCM dan berjanji untuk menanggung biaya rujukan ke Rumah Sakit Umum dokter Zainoel Abidin, Banda Aceh. Dia juga memerintahkan koordinasi dengan rumah sakit tersebut untuk penanganan lebih lanjut. "Kami akan mengoordinasikan bagaimana penanganan selanjutnya," kata Adnan. Sebelumnya diberitakan,
dua remaja putri menjadi korban penyiraman air baterai oleh ayah tiri mereka berinisial L (48) pada Senin 14 Oktober 2024 sekitar pukul 04.30 WIB. Kedua korban merupakan warga Desa Meunasah Blang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto melalui Humas Salman Alfarisi membenarkan kejadian tersebut. “Untuk pelaku sedang dilakukan pencarian oleh pihak kita (Kepolisiian), karena setelah melakukan aksinya, pelaku langsung kabur,” kata Humas Polres Lhokseumawe, Selasa lalu. “Jika pelaku sudah ditangkap, akan kita tanyakan apa penyebab penyiraman air aki (batere) ke kedua korban,” sebut Salman.(kompas.com/zak)
Berita Lhokseumawe
Disiram Air Baterai
ayah tiri siram air batere ke kakak beradik
Pelaku Ditangkap Polisi
kejahatan
| Ada Daycare yang Belum Kantongi Izin Resmi di Lhokseumawe |
|
|---|
| Muhammad Zuhdan Ansharulhaq, Mahasiswa PNL Juara 1 Pilmapres 2026, Siap Wakili Aceh ke Nasional |
|
|---|
| Kapolres dan Pejabat Utama Polres Lhokseumawe Ikut Latihan Menembak |
|
|---|
| Program Orang Tua Asuh, Polres Lhokseumawe dan YAI Santuni 150 Anak Yatim |
|
|---|
| Fauzi Putra Beureunun Jadi Kasi Intel Kejari Lhokseumawe, Ini Jenjang kariernya di Kejaksaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Wajah-RNF-Melepuh-Disiram-Air-Baterai-oleh-Ayah-Tiri.jpg)