Selasa, 7 April 2026

Berita Banda Aceh

Siswa SMAN 7 Boyong Emas dan Perak di Ajang Science Castle in Asia

"Alhamdulillah Indonesia meraih dua medali emas, satu dari SMA Negeri 7 Banda Aceh dan satu lagi dari SMA berasal dari Surabaya." ERLAWANAN

Editor: mufti
IST
Kepala SMAN 7 Banda Aceh, Dr Erlawana MPd bersama guru pembimbing foto bersama para siswa yang mengikuti event Science Castle in Asia di Selangor, Malaysia. 

"Alhamdulillah Indonesia meraih dua medali emas, satu dari SMA Negeri 7 Banda Aceh dan satu lagi dari SMA berasal dari Surabaya." ERLAWANAN, Kepala SMA Negeri 7 Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Siswa SMA Negeri 7 Banda Aceh kembali meraih medali emas dan perak dalam keikutsertaannya di ajang Science Castle in Asia 2024 yang diselenggarakan di Selangor, Multimedia University, Malaysia, 19-20 Oktober 2024.

Event ini diikuti sembilan negara Asia, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Jepang, Taiwan, Vietnam, Singapore dan Myanmar, dengan menurunkan 185 tim terdiri dari pelajar dan mahasiswa.

Ajang ini sudah dimulai sejak tahun 2012 di Osaka, Jepang. Hingga saat ini beberapa negara di kawasan Asia sangat antusias mengikutinya, dimana SMA Negeri 7 Banda Aceh sering meraih medali emas, perak dan perunggu.

Kepala SMA Negeri 7 Banda Aceh, Dr Erlawanan MPd, Senin (21/10/2024) mengatakan, sekolahnya menurunkan dua tim, pada kategori Poster Presentation. "Event ini juga dibagi dalam dua kategori yaitu, Poster Presentation dan Oral Presentation, dengan 185 tim tersebut untuk kategori Poster Presentation," katanya.

Disebutkan, tim pertama dengan judul, Effectiveness of Anti-Dandruff shampoo preparation formulation from the combination of Gotu Kola Extract (Centella Asiatica [L] Urban) With Honey, meraih medali emas dan penghargaan poster terbaik dari sponsor Leave a Nest.

Anggotanya terdiri dari, Syeika Sarah Kh, Bunga Nayla Afra, Syifa Zahirah, Zahratul Dwi Safrina dan Abdi Wira Pratama. Guru pembimbing, Novris Sariani SPd.

Kemudian tim kedua judul yang diangkat, Automatic Trash Can based on Arduino Uno as Technology towards a Green Environment dengan meraih medali perak. Anggotanya, Gibran Muhammad Ghizlan, Athalla Ramadhan Putra Syr, Muhammad Aldhi Rayzan, Muhammad Athaya Alghiffari, dan Zia Mahira. Guru pembimbing, Nur Aifa Zahara SPd.

Erlawana menjelaskan, event ini hanya menyediakan 18 medali emas dan 3 tim terbaik diberangkatkan ke Jepang dari sponsor, yang didapatkan 1 dari kategori Poster dan 2 dari Oral Presentation pada bulan Desember nanti.

"Alhamdulillah Indonesia meraih dua medali emas, satu dari SMA Negeri 7 Banda Aceh dan satu lagi dari SMA berasal dari Surabaya," ujar mantan juara satu Kepala SMA berprestasi tingkat provinsi ini.

Dia mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis ST DEA dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar, Syafwan Joni MPd  yang sudah memberikan motivasi kepada siswa kami dalam mengikuti event KTI (Project) di tingkat Asia.

"Saya sebagai kepala sekolah merasa bangga terhadap siswa-siswi yang sudah mengukir prestasinya dalam bidang Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan mampu bersaing dengan peserta lain di Asia," ucap Erlawana.

Ditambahkan, keberhasilan ini merupakan kerja sama tim yang solid  antara guru, orang tua dan siswa, sehingga dapat mengukir prestasi yang membanggakan di tingkat Asia.(rel)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved