Cahaya Aceh
Kapal PLTD Apung, Monumen Sejarah Saksi Bisu Tsunami Aceh 2004 dan Daya Tarik Wisata di Banda Aceh
Zohatta juga mengungkapkan perasaannya saat ke kapal tersebut, ia merasa sedih saat membayangkan tragedi tsunami tersebut.
Salah satu wisatawan yang sering mengunjungi tempat wisata ini berasal dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
Hal ini juga dikonfirmasi oleh Zohatta Mohammad Yusuf, wisatawan asal Selangor, Malaysia yang sudah dua kali mengunjungi kapal tersebut.
“Saya berasal dari Selangor, Malaysia, ini menjadi kunjungan yang kedua kali saya kesini, jadi saya membawa rombongan agar mereka mengetahui tragedi tsunami ini,"
"Kapal ini terlihat sangat megah dan ada banyak momen yang bisa diabadikan,” ungkap Zohatta pada Serambinews, Kamis (24/10/2024).
Zohatta juga mengungkapkan perasaannya saat ke kapal tersebut, ia merasa sedih saat membayangkan tragedi tsunami tersebut.
“Pertama kali kesini, saya tidak bisa berkata-kata melihat ilustrasi tragedi ini, benar-benar sakit dengan korban yang banyak dan kehidupan yang tak terurus, banyak yang kehilangan keluarganya, saya merasa sangat sedih apalagi yang merasakannya,” jelasnya.
Ia mengakui tidak pernah bosan mengunjungi monumen bersejarah ini karena selalu ingin mencari tahu sejarah-sejarah lainnya.
“Saya bersama istri sudah dua kali ke sini, kami tidak pernah bosan untuk mengunjungi dan mengetahui monumen sejarah lainnya yang menjadi saksi tsunami,” tambahnya.
Wisatawan Malaysia lain juga mengatakan bahwa mereka sangat kagum kepada masyarakat yang berada di sekitar yang sanggup menjalankan aktivitas kembali setelah tsunami.
Pastinya mereka sangat trauma terhadap bencana yang terjadi.
Bagi sebagian wisatawan, kapal ini tidak hanya indah, tetapi juga mengingatkan mereka akan bencana tsunami dan para korban yang tidak selamat.
“Orang sekarang senang-senang waktu melihat dan naik kapal ini, berfoto-foto. Sedangkan, kalau kita bayangkan dulu di area ini bahkan di bawah kapal ini banyak mayat yang terjepit dan tertimpa,” ujar salah satu wisatawan asal Medan.
Di balik keindahan kapal PLTD Apung yang kini menjadi daya tarik wisata, tersimpan kisah duka yang mendalam, mengingatkan kita akan pentingnya menghargai setiap kehidupan dan mengenang para korban yang tidak selamat dari bencana dahsyat tersebut. (*)
CEK ARTIKEL LAINNYA TENTANG WISATA ACEH DI SINI
BACA BERITA SERAMBI LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Duta Besar Belanda dan Konjen Jepang Kagumi Museum Tsunami Aceh |
![]() |
---|
Museum Keliling Masuk Sekolah, Alternatif Edukasi Kesadaran Mitigasi Bencana |
![]() |
---|
Selama Enam Bulan ke Depan, BPBA dan Disbudpar Aceh Gelar Pameran Kebencanaan |
![]() |
---|
Menyusuri Sabang, Surga Bahari di Ujung Barat Indonesia |
![]() |
---|
Aceh Perkusi 2025 di Aceh Utara Meriah, Acara Hingga Besok, Gubernur Mualem Tabuhkan Rapai Pasee |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.