Breaking News
Kamis, 9 April 2026

Harta Kekayaan Jack Ma Turun Drastis, Begini Nasib Pendiri Alibaba Sekarang

Sebelum memasuki tahun 2020, Jack Ma merasakan puncak kejayaannya, kini dirinya harus merasakan penurunan dari segi ekonomi.

Editor: Amirullah
Intisari online
Jack Ma umumkan akan pensiun dari Alibaba 

SERAMBINEWS.COM  - Masih ingat dengan Jack Ma? Sosok pendiri raksasa teknologi Alibaba ini dulu dikenal sebagai salah satu orang terkaya di China, bahkan dunia.

Namun, kini ia mengalami penurunan kekayaan yang cukup signifikan, ibarat roda yang berputar, yang mengubah kondisi ekonomi sang konglomerat secara drastis.

Sebelum tahun 2020, Jack Ma berada di puncak kejayaannya, dengan kekayaan yang meroket seiring keberhasilan Alibaba dan Ant Group, perusahaan fintech yang ia dirikan.

Namun, setelah sejumlah kebijakan pemerintah China yang lebih ketat terhadap perusahaan teknologi, nasib Jack Ma mulai berubah.

Pembatasan ini turut mempengaruhi operasi bisnis perusahaan-perusahaan besar, termasuk Alibaba, yang berimbas pada nilai kekayaan Jack Ma.

Dilansir TribunNewsmaker.com dari Bloomberg Billionaires Index pada Sabtu, (2/11/2024), harta kekayaan Jack Ma pada saat itu menembus USD 61,2 miliar atau lebih dari Rp 1 triliun.

Kekayaannya terutama berasal dari saham di Alibaba dan juga Ant Financial. Ia punya sekitar 4,8 persen saham di Alibaba, toko online terbesar di China.

Namun demikian, sejak Oktober 2020, nasib Jack Ma berubah.

Miliarder China Jack Ma
Miliarder China Jack Ma (Reuters)

Seperti diketahui pada saat itu, ia terlalu berani mengkritik sistem keuangan China di depan publik yang membuat para pejabat China murka.

Akibatnya, dia tidak lagi muncul di publik sejak saat itu.

Sementara itu, Alibaba dan Ant Financial dibatasi ruang geraknya.

Valuasi kedua perusahaan pun turun drastis. Kini 4 tahun kemudian, Jack Ma memang masih kaya raya.

Akan tetapi jumlahnya sudah jauh di bawah dibandingkan pada tahun 2020 itu.

Jack Ma, pendiri Alibaba Group
Jack Ma, pendiri Alibaba Group (China Daily)

Dilansir TribunNewsmaker.com dari Forbes pada Sabtu, (2/11/2024) kekayaan pria yang lahir di Hangzhou itu saat ini di kisaran USD 25 miliar.

Hal itu berarti hartanya sudah terpangkas sekitar USD 35 miliar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved