Jumat, 8 Mei 2026

KPop

Check Pattern jadi Lagu Utama, Sungjin DAY6 Rilis Debut Solo dalam Album ‘30’, Begini Kisahnya

Lagu utama, Check Pattern, menggunakan metafora pola kotak-kotak untuk menggambarkan hubungan yang berulang, perpisahan, dan penyesalan.

Tayang:
Penulis: Gina Zahrina | Editor: Ansari Hasyim
X @day6official
성진(SUNGJIN) "Check Pattern" M/V Teaser 1 

Ia mengaku bahwa album ini disiapkan dengan sepenuh hati, dan berharap My Day dapat merasakan emosi yang ia tuangkan dalam karyanya.

Sebagai solois, Sungjin menghadapi tantangan tampil tanpa dukungan bandnya.

Album 30 adalah cara bagi Sungjin untuk mengekspresikan suara pribadi dan emosi yang mungkin tak selalu terungkap saat tampil bersama DAY6.

Ini adalah capaian yang ia kerjakan dengan penuh dedikasi, memperlihatkan sisi baru dari dirinya.

Selain Check Pattern, album ini juga menghadirkan lagu-lagu reflektif lainnya.

Misalnya, Like a Child in a Fairy Tale, I Don’t Want to Do Anything, dan You Who Are Not There Anywhere, yang menggambarkan pergulatan emosional Sungjin di usia 30.

Di lagu Wednesday Night, ia menyoroti momen-momen kecil namun berarti, sementara Memories membawa pendengar pada kenangan masa lalu yang manis tapi menyakitkan.

Keragaman lagu-lagu ini memperlihatkan kedewasaan emosional yang ia capai setelah lebih dari satu dekade berkarier.

Album ini adalah bukti kemampuan musikalitas dan refleksi pribadi yang mendalam dari Sungjin.

Sebagai bagian dari promosi albumnya, Sungjin akan menggelar konser solo bertajuk SUNGJIN SOLO CONCERT -30- di Donghae Culture and Arts Center, Universitas Kwangwoon, Seoul.

Konser yang berlangsung selama tiga hari dari 8 hingga 10 November ini menjadi kesempatan bagi My Day untuk menikmati album 30 secara langsung dan menyaksikan Sungjin menampilkan lagu-lagu solonya untuk pertama kali.

Melalui konser ini, Sungjin berharap dapat berinteraksi lebih dekat dengan penggemarnya dan menyampaikan makna dari setiap lagu yang ia ciptakan.

Sekaligus menunjukkan apresiasinya kepada My Day yang telah mendukungnya selama ini.

Album 30 karya Sungjin adalah potret perjalanan emosionalnya sebagai individu dan musisi.

Dengan lirik yang jujur, aransemen musik yang menyentuh, serta vokal khasnya, album ini memberikan gambaran mendalam tentang perasaan yang mungkin dirasakan banyak orang saat memasuki usia dewasa.

Bagi penggemar yang menantikan debut solonya, album ini bukan sekadar kumpulan lagu, melainkan sebuah cerita hidup.

Melalui lagu-lagunya, Sungjin berharap pendengar dapat menemukan penghiburan dan inspirasi untuk menghadapi perjalanan hidup mereka sendiri.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved