Sabtu, 18 April 2026

Perang Gaza

100 Roket Hizbullah Hantam Israel Utara Sebabkan Korban dan Kebakaran

Roket-roket tersebut dilaporkan diluncurkan dari lokasi perbatasan, wilayah yang sebelumnya diklaim

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/medsos
Hizbullah meluncurkan sekitar 100 roket ke arah Israel. 

SERAMBINEWS.COM - Kelompok Lebanon Hizbullah meluncurkan sekitar 100 roket ke arah Haifa dan wilayah Krayot di Israel utara, media Israel melaporkan.

Laporan Israel menunjukkan bahwa ini adalah rentetan roket terberat dan penembakan paling intens di wilayah tersebut sejak awal perang. 

Roket-roket tersebut dilaporkan diluncurkan dari lokasi perbatasan, wilayah yang sebelumnya diklaim tentara Israel berada di bawah kendalinya.

Baca juga: Ada 39 Serangan Hantam Pasukan dan Lokasi Militer Israel Dalam 24 Jam, 27 Serangan dari Hizbullah

Korban langsung dilaporkan di daerah Krayot, dengan awak ambulans dikirim setelah laporan awal. 

Menurut Times of Israel, setidaknya tiga orang terluka di Bi'ina. 

Rentetan rudal berat juga menargetkan Haifa, serta Rute 22 di Kiryat Bialik dan Kiryat Ata. 

Sirene terdengar di Haifa, Krayot, Galilea tengah, dan zona industri antara Acre dan Krayot. 

Walikota Haifa Yona Yahav mengatakan kepada Channel 12 bahwa skala serangan itu termasuk yang terbesar sejak Hizbullah mulai menembaki kota-kota utara pada 8 Oktober.

Koresponden Al-Mayadeen melaporkan bahwa salvo rudal terbaru ke arah Israel utara termasuk dua rudal balistik, menandakan pergeseran ke persenjataan tingkat yang lebih tinggi. 

Hizbullah mengaku bertanggung jawab, menyatakan bahwa mereka menargetkan “pangkalan pelatihan Brigade Pasukan Terjun Payung di pemukiman Karmiel.”

Serangan itu terjadi hanya satu hari setelah pernyataan Menteri Pertahanan Israel yang baru diangkat Israel Katz, mengklaim bahwa “Israel telah mengalahkan Hizbullah”.

“Sekarang adalah tugas kita untuk terus memberikan tekanan guna menghasilkan buah dari kemenangan tersebut, kata” Katz dalam sebuah upacara di kementerian luar negeri Israel pada hari Minggu.

Front Utara

Sejak dimulainya perang Israel di Gaza, pada tanggal 7 Oktober 2023, gerakan Lebanon Hizbullah telah terlibat secara langsung, namun relatif terbatas dalam perang melawan pendudukan Israel.

Israel meningkatkan agresinya dengan serangan cyber-terror pada 17 dan 18 September, yang merenggut nyawa sedikitnya 37 orang termasuk anak-anak, dan melukai sekitar 3000 lainnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved