Perang Gaza
100 Roket Hizbullah Hantam Israel Utara Sebabkan Korban dan Kebakaran
Roket-roket tersebut dilaporkan diluncurkan dari lokasi perbatasan, wilayah yang sebelumnya diklaim
SERAMBINEWS.COM - Kelompok Lebanon Hizbullah meluncurkan sekitar 100 roket ke arah Haifa dan wilayah Krayot di Israel utara, media Israel melaporkan.
Laporan Israel menunjukkan bahwa ini adalah rentetan roket terberat dan penembakan paling intens di wilayah tersebut sejak awal perang.
Roket-roket tersebut dilaporkan diluncurkan dari lokasi perbatasan, wilayah yang sebelumnya diklaim tentara Israel berada di bawah kendalinya.
Baca juga: Ada 39 Serangan Hantam Pasukan dan Lokasi Militer Israel Dalam 24 Jam, 27 Serangan dari Hizbullah
Korban langsung dilaporkan di daerah Krayot, dengan awak ambulans dikirim setelah laporan awal.
Menurut Times of Israel, setidaknya tiga orang terluka di Bi'ina.
Rentetan rudal berat juga menargetkan Haifa, serta Rute 22 di Kiryat Bialik dan Kiryat Ata.
Sirene terdengar di Haifa, Krayot, Galilea tengah, dan zona industri antara Acre dan Krayot.
Walikota Haifa Yona Yahav mengatakan kepada Channel 12 bahwa skala serangan itu termasuk yang terbesar sejak Hizbullah mulai menembaki kota-kota utara pada 8 Oktober.
Koresponden Al-Mayadeen melaporkan bahwa salvo rudal terbaru ke arah Israel utara termasuk dua rudal balistik, menandakan pergeseran ke persenjataan tingkat yang lebih tinggi.
Hizbullah mengaku bertanggung jawab, menyatakan bahwa mereka menargetkan “pangkalan pelatihan Brigade Pasukan Terjun Payung di pemukiman Karmiel.”
Serangan itu terjadi hanya satu hari setelah pernyataan Menteri Pertahanan Israel yang baru diangkat Israel Katz, mengklaim bahwa “Israel telah mengalahkan Hizbullah”.
“Sekarang adalah tugas kita untuk terus memberikan tekanan guna menghasilkan buah dari kemenangan tersebut, kata” Katz dalam sebuah upacara di kementerian luar negeri Israel pada hari Minggu.
Front Utara
Sejak dimulainya perang Israel di Gaza, pada tanggal 7 Oktober 2023, gerakan Lebanon Hizbullah telah terlibat secara langsung, namun relatif terbatas dalam perang melawan pendudukan Israel.
Israel meningkatkan agresinya dengan serangan cyber-terror pada 17 dan 18 September, yang merenggut nyawa sedikitnya 37 orang termasuk anak-anak, dan melukai sekitar 3000 lainnya.
| Armada Sumud Dekati Gaza, Angkatan Laut hingga Drone 3 Negara Kawal Kapal Bantuan |
|
|---|
| 20 Poin Kesepatakan Trump & Netanyahu, TNI Siap Dikerahkan ke Gaza? |
|
|---|
| Tuai Pro Kontra Internasional, Siapa Tony Blair yang Disebut Bakal Pimpin Transisi Gaza? |
|
|---|
| IDF Semakin Bar-bar, 48 Ribu Warga Gaza Terpaksa Mengungsi, Israel Buka Rute Baru Selama 48 Jam |
|
|---|
| Ungkap 9 Langkah Hentikan Genosida di Gaza, Spanyol Embargo Senjata dan Minyak Israel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Israel-578j.jpg)