Kamis, 16 April 2026

Cerita Briptu Dilla Peringatkan Suami Jangan Main Judi Lagi, Ambil Bensin Lalu Bakar Korban

Dilla menceritakan lagi bagaimana detik-detik ia yang awalnya menggertak suaminya agar tidak lagi bermain judi online.

Editor: Amirullah
facebook Kabar Kediri/IST
Briptu Fadhilatun Nikmah Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara 

SERAMBINEWS.COM  -  Briptu Fadhilatun Nikmah (28), atau yang akrab disapa Briptu Dilla, memberikan kesaksian yang menyentuh di Pengadilan Negeri Mojokerto pada Selasa (19/11/2024).

Dalam persidangan tersebut, Dilla mengungkapkan kronologi tragis di rumah dinas Asrama Polisi (Aspol) Kota Mojokerto yang menewaskan suaminya, Briptu Rian Dwi Wicaksono.  

Dilla menceritakan, kejadian bermula dari pertengkaran rumah tangga yang dipicu kebiasaan sang suami bermain judi online.

Ia mengaku hanya berniat menggertak Rian agar menghentikan kebiasaan tersebut. 

Namun, situasi di luar dugaan berubah menjadi peristiwa tragis yang mengakhiri nyawa sang suami. Dalam kesaksiannya, Dilla mengaku tidak menyangka tindakan spontan itu akan berujung fatal.  

Api yang ia sulut menggunakan tisu malah menyembar bensir yang sudah disiramkan ke tubuh korban. Tak ayal, korban seketika merintih kesakitan karena api yang menyambar

Pengakuan Briptu Dila, dirinya menghubungi korban via WhatsApp menyuruhnya pulang dan sempat menelepon mertuanya, Sri Mulyaningsih menanyakan terkait suaminya yang hendak pinjam uang.

Setibanya di rumah, terdakwa menyuruh korban masuk ke dalam berganti pakaian dan ke garasi.

Dia mengakui, mengambil bensin yang sudah disiapkan dari dalam rumah dan mengguyur ke tubuh korban dalam kondisi tangan korban terborgol di tangga lipat, di garasi rumah.

Kemudian, Briptu Dila mengambil korek api dan menyalakan tisu yang berjarak sekitar 1,5 meter dari korban, ia berniat memperingatkan suaminya agar tidak main judi online lagi.

Tiba-tiba api menyambar bensin mengenai tubuh korban.

"Kejadiannya langsung nyambar begitu yang mulia," ucap terdakwa Briptu Dila.

Terdakwa bersama saksi sempat menolong korban yang merintih kesakitan akibat luka bakar.

Saking paniknya ,terdakwa berniat mengambilkan minum untuk korban, namun malah menuangkan cairan pembersih lantai dari botol air mineral tanpa label.

"Saya tidak tahu yang mulia, saya ambilnya di garasi, karena belakangnya dekat dengan cucian. Biasanya ada botol air putih untuk sikat gigi anak," ujar Briptu Dila.

Datang dengan Baju Oren

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved