Breaking News
Jumat, 10 April 2026

Video

VIDEO Houthi Sasar Kapal Turki dengan Rudal, Dianggap Munafik

Anadolu S melanggar larangan yang mereka nyatakan terhadap perusahaan yang berdagang dengan pelabuhan Israel.

Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Houthi Yaman mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap kapal kargo 'Anadolu S' "dengan sejumlah rudal balistik dan rudal laut" dan mengatakan "serangan itu langsung dan akurat." 

Juru bicara militer Yahya Saree mengatakan mereka akan terus menyerang kapal-kapal yang lewat di dekat Laut Merah atau menggunakan pelabuhan-pelabuhan Israel.

Houthi Yaman pada hari Selasa (19/11/2024) mengaku bertanggung jawab atas serangan rudal yang menargetkan kapal milik sekutu dekat Presiden Recep Tayyip Erdoğan karena dianggap melakukan perdagangan dengan Israel.

Houthi Yaman yang didukung Iran menargetkan Anadolu S yang berbendera Panama, yang dikelola oleh Oras Shipping yang berpusat di Istanbul, dengan dua serangan rudal di Laut Merah dan Teluk Aden. 

Serangan tersebut merupakan bagian dari kampanye Houthi yang menargetkan pelayaran komersial di Laut Merah, yang dimulai setelah kelompok tersebut mengumumkan blokade terhadap perusahaan-perusahaan yang bekerja sama dengan Israel pada bulan Mei 2024. 

Baca juga: Kapal Kargo “Anadolu S” Ikut Dirudal Houthi, Turki Mengamuk, Houthi: Kapal Itu Terus Melayani Israel

Menurut juru bicara militer Houthi Yahya Saree, Anadolu S melanggar larangan yang mereka nyatakan terhadap perusahaan yang berdagang dengan pelabuhan Israel.

Anadolu S, yang berlayar di dekat pelabuhan Mocha di Yaman dan kemudian di tenggara Aden, terhindar dari kerusakan dan tidak ada laporan cedera di antara awak kapal, menurut Pusat Informasi Maritim Gabungan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Turki Dianggap Munafik, Kapal Kargo Anadolu S Dirudal Houthi karena Terus Berdagang dengan Israel, 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved