Hari Guru Nasional

Peringati Hari Guru Nasional, SMA Negeri 3 Seulimeum Gelar Aneka Lomba

Munzar SPd selaku ketua panitia mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk memupuk semangat kebersamaan, kekompakan dan kepedulian antara guru dan peserta

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/FOR SERAMBINEWS
Para guru SMA Negeri 3 Seulimeum, Aceh Besar pada Peringatan Hari Guru Nasional tahun 2024. 

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - SMA Negeri 3 Seulimeum, Aceh Besar menggelar aneka lomba untuk menyemarakkan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2024. 

Aneka perlombaan tersebut terdiri atas karnaval jalan sehat, menyanyi hymne Aceh, hymne guru, cipta puisi dan membuat buket yang diperlombakan untuk siswa. 

Acara puncak diisi dengan pelaksanaan upacara HGN, lomba menata hidangan oleh guru dan pemilihan GTK favorit. 

Rangkaian kegiatan tersebut dimulai sejak 18 November dan berakhir pada peringatan puncak hari guru Senin, 25 November 2024. 

Munzar SPd selaku ketua panitia mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk memupuk semangat kebersamaan, kekompakan dan kepedulian antara guru dan peserta didik. 

Baca juga: Semarakkan HGN 2024, Guru SMA Negeri 1 Matangkuli Lauching Buku

“Kami berharap melalui kesempatan ini terjalin kekompakan dan kebersamaan di antara seluruh civitas sekolah. Guru dan siswa bisa saling mengenal, berbagi pengalaman, bekerja sama dalam tim sehingga memudahkan proses pembelajaran di kelas”. 

Pada Senin tersebut juga dilaksanakan upacara hari guru dimana seluruh petugasnya adalah para guru dan tendik SMAN 3 Seulimeum. 

Seperti yang bertugas sebagai pemimpin upacara, Rizki, S.Pd, pengibar bendera Munzar, S.Pd, Taufik Aunillah S.Pd dan Enis Nurnawati, S.Pd. Dirigen oleh Khairan, S.Pd. Sedangkan Kepala sekolah, Amir Hamzah, M.Pd bertindak sebagai pembina.

Dalam amanatnya Amir menyampaikan Hari Guru merupakan momentum bagi guru melakukan merefleksi diri, meningkatkan kualitas pembelajaran serta dedikasi dalam tanggung jawab sebagai pendidik. 

“Tugas guru adalah mendidik, membimbing, mengajar, melatih, menilai. Untuk itu ibu bapak perlu terus belajar, karena tantangan yang kita hadapi hari ini tidak sama dengan zaman dulu. Peserta didik hari ini adalah anak-anak digital, kemerosotan moral, akhlak dan budi pekerti merupakan persoalan serius yang butuh perhatian. Perlu pengetahuan dan ilmu-ilmu baru menjawab tantangan tersebut. Jika ibu bapak berhenti belajar atau menganggap diri serba tahu maka siap-siap akan tergilas perkembangan zaman”. 

Setelah upacara, diadakan lomba menata hidangan masakan tradisional. 

Berbagai menu khas Aceh ditampilkan seperti asam keumamah, bu kulah, sie reuboh, rujak Aceh, pajri nenas, gulai pliek, mie Aceh dan lainnya tertata apik di meja, siap menunggu penilaian dewan juri.  

Peserta bersaing ketat memperebutkan gelar juara paling kreatif dan inovatif. 

“Acara ini menjadi inovasi baru. Saya berharap kegiatan ini tidak saja menumbuhkan semangat kompetisi, namun lebih dari itu, saling menguatkan, bekerja sama dalam keluarga besar SMAN 3 Seulimeum. Semoga ini menjadi awal mula kemajuan sekolah kita untuk masa mendatang,” harap Amir.  

Pada kesempatan tersebut diumumkan GTK terfavorit pilihan peserta didik. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved