Minggu, 17 Mei 2026

Berita Bireuen

Dampak Banjir, Dua Jembatan di Alue Kuta Cot Krut Peudada Bireuen Amblas

Selain itu, satu unit jembatan lainya dari kayu ambruk.  Jembatan tersebut menghubungkan Alue Kuta ke Desa Pinto Rimba

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
IST
Rusak-Salah satu jembatan antar desa di UPT Alue, Kuta Cot Kruet, Peudada Bireuen rusak parah diterjang luapan banjir dua hari lalu. 

Selain itu, satu unit jembatan lainya dari kayu ambruk.  Jembatan tersebut menghubungkan Alue Kuta ke Desa Pinto Rimba

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Dampak banjir luapan dua hari lalu, dua jembatan di UPT Alue Kuta, Desa Cot Kruet, Peudada Bireuen rusak berat, satu di antaranya ambruk menyebabkan terganggunya aktivitas masyarakat berkebun, ke sekolah dan lainnya.

Amatan Serambinews.com, Selasa (26/11/2024), satu jembatan dekat SDN 20 Alue Kuta, Cot Kruet, Peudada beberapa papan lantai bolong, bagian atas jembatan dipenuhi sampah bawaan banjir luapan.

Kondisi jembatan tidak bisa dilintasi lagi kendaraan roda empat.

Selain jembatan, ruas jalan juga tergerus banjir menyebabkan susahnya warga, maupun guru serta murid ke SD setempat.  

Selain itu, satu unit jembatan lainya dari kayu ambruk.  Jembatan tersebut menghubungkan Alue Kuta ke Desa Pinto Rimba, Pucok Alue Peudada dan merupakan jalan induk ke berbagai desa lainnya.

Kondisi jalan juga rusak parah setelah digerus banjir luapan.

Sulaihi Nurdin warga setempat yang didampingi warga lainnya kepada Serambinews.com mengatakan, kondisi dua jembatan rusak parah dan sulit dilintasi.

“Satu jembatan dari kayu sudah ambruk sulit dilewati,” ujarnya.

Jembatan tersebut berada di jalan utama kawasan desa tersebut
dan merupakan lintasan ke beberapa desa lainnya.

Dampak dari ambruknya jembatan tersebut membuat warga tidak bisa melintasi apalagi kendaraan roda empat. “Beberapa waktu lalu pernah diperbaiki secara swadaya, sekarang rusak lagi dan sudah ambruk,” katanya.  

Disebutkan, hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak
Senin sore, luapan air dari perbukitan menghantam sejumlah rumah
warga, badan jalan tergerus.

“Luapan air memang tidak lama sekitar 3 jam sudah tidak ada lagi, namun dampaknya besar, badan jalan rusak, jembatan juga rusak,” ujarnya.

Selain itu katanya, jalan ke SDN 20 UPT Alue Kuta, Cot Kruet juga tergerus banjir menyebabkan siswa maupun guru susah ke sekolah, halaman sekolah dan beberapa ruangan juga penuh lumpur, ujarnya.

Masyarakat yang berada di kawasan UPT Alue Kuta, Cot Kruet katanya
sangat mengharapkan dinas terkait untuk segera melihat kondisi jalan dan jembatan serta memperbaiki agar memudahkan murid SD ke sekolah, masyarakat, para guru yang setiap hari memanfaatkan jalan tersebut.

“Petani susah ke kebun karena jalan dan jembatan rusak” ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved