Rabu, 8 April 2026

Berita Aceh Besar

Warga Kuta Cot Glie Aceh Besar Keluhkan Belum Tersedianya Mesin ATM

“Mesin ATM dibutuhkan agar masyarakat bisa melakukan transaksi tanpa biaya tambahan,” pungkasnya.

|
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Faisal Zamzami
PIXABAY/@Peggy_Marco
Ilustrasi. 

Laporan Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, JANTHO – Warga Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar mengeluhkan tidak adanya mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di wilayah tersebut. 

Salah seorang warga Kuta Cot Glie yang juga pengusaha Jaya Pesta Pelaminan, Kang Awir mengatakan, kecamatan yang terdiri dari 32 desa itu dihuni oleh berbagai profesi, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga pengusaha. Namun, sampai saat ini, fasilitas dasar perbankan tersebut belum tersedia.

“Sejak merdeka sampai saat ini, belum ada mesin ATM di wilayah ini,” kata Kang Awir, Senin (2/12/2024). 

Menurut Kang Awir, masyarakat Kecamatan Cot Glie sempat sempat dimudahkan dengan adanya mesin Electronic Data Capture (EDC) untuk transaksi perbankan seperti penarikan bantuan sosial dalam Program Keluarga Harapan (PKH) atau Program Sembako. Namun mesin tersebut memiliki sejumlah keterbatasan. 

Selain tidak tersedia selama 24 jam, pengguna juga dikenakan biaya transaksi sebesar 1 sampai 3 persen dari jumlah penarikan, yang dinilai merugikan masyarakat.

Baca juga: Haji Uma Tindak Lanjuti Permohonan Masyarakat  Sungai Iyu terkait Pembangunan ATM BSI

"Untuk melakukan transaksi seperti membayar upah pekerja ABK kami harus pergi ke kecamatan tetangga, seperti Indrapuri dan Seulimum. Perjalanan ini memakan waktu 15-20 menit atau sejauh 10 kilometer dari Kuta Cot Glie," ungkapnya. 

Oleh karena itu menekankan pentingnya keberadaan mesin ATM di wilayahnya. Dengan transaksi keuangan masyarakat yang mencapai ratusan juta setiap hari, keberadaan mesin ATM dianggap mendesak.

Ia berharap Bank Aceh dan Bank Syariah Indonesia (BSI) segera merespons kebutuhan ini dengan menempatkan mesin ATM di Kuta Cot Glie demi mempermudah akses masyarakat terhadap layanan perbankan.

“Mesin ATM dibutuhkan agar masyarakat bisa melakukan transaksi tanpa biaya tambahan,” pungkasnya.(*)

Baca juga: Masih Pacaran tapi Minta Celup-celup, dr Boyke Ungkap Bahayanya, Ingatkan Wanita Pandai Jaga Diri

Baca juga: Pembunuh Siswa SMK di Bogor Ditangkap, Korban Dihabisi Saat COD iPhone, Terungkap Motifnya

Baca juga: Wakil Ketua DPRK Sabang Minta ASDP Tunda Penerapan Tiket Online

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved