Konflik Palestina vs Israel
Donald Trump Ancam Bertindak Tegas di Timur Tengah Jika Hamas Tidak Bebaskan Sandera
Trump mengancam akan bertindak tegas di Timur Tengah jika para sandera tidak dibebaskan.
SERAMBINEWS.COM - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump menuntut Hamas segera membebaskan sandera yang ditawan di Jalur Gaza.
Trump mengancam akan bertindak tegas di Timur Tengah jika para sandera tidak dibebaskan.
Bakal suksesor Joe Biden itu memberi tenggat kepada Hamas untuk membebaskan sandera sebelum dirinya dilantik di Gedung Putih pada 20 Januari 2025.
"Mereka yang bertanggung jawab akan dihantam lebih keras daripada siapa pun sepanjang sejarah Amerika Serikat yang panjang dan kaya. BEBASKAN PARA SANDERA SEKARANG!" kata Trump dalam unggahan di platform Truth Social, Selasa (3/12/2024).
Axios melaporkan, pernyataan Trump yang disampaikan melalui media sosialnya keluar beberapa jam setelah Angkatan Bersenjata Israel (IDF) mengumumkan sandera berkewarganegaraan AS-Israel, Omar Neutra telah tewas dan jenazahnya dibawa ke Gaza.
Sebelumnya, keluarga Neutra mengaku tidak punya informasi mengenai kondisi kerabatnya selama perang Israel di Gaza yang telah berlangsung lebih dari setahun.
IDF kemudian menyampaikan pihaknya memiliki bukti Neutra telah tewas.
Di lain pihak, Hamas merilis bukti video sandera berkewarganegaraan AS, Edan Alexander masih hidup di Gaza.
Alexander menyerukan agar pemerintahan Trump merundingkan pembebasan dirinya.
Hamas pun melaporkan bahwa sebanyak 33 sandera yang dibawa ke Jalur Gaza telah terbunuh akibat serangan Israel.
Sebagian besar sandera disebut terbunuh karena serangan udara.
Hamas menyebut para tawanan terbunuh karena tindakan "penjahat perang" Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang "keras kepala" ingin melanjutkan perang.
"Dengan melanjutkan perang Anda yang gila ini, Anda bisa kehilangan tawanan selamanya. Lakukan apa yang perlu dilakukan sebelum semuanya terlambat," demikian pernyataan Hamas dalam pesan video yang dirilis pada Senin (2/12).
Baca juga: Trump akan Buat Gaza jadi Neraka di Timur Tengah jika Militan Hamas tak Bebaskan Para Sandera
Hamas Ungkap 33 Tawanan Israel Tewas di Gaza, Sebagian Besar akibat Serangan Udara Tel Aviv
Hamas melaporkan 33 tawanan Israel yang ditahan di Jalur Gaza telah terbunuh akibat serangan Israel sejak Oktober 2023. Hamas menyebut para tawanan terbunuh dalam agresi militer Israel ke Gaza yang telah berlangsung hampir 14 bulan.
| Mohammed Wishah Jurnalis Al Jazeera Tewas dalam Serangan Drone Israel di Gaza |
|
|---|
| Israel Perluas Kendali di Tepi Barat, Menteri Zionis: Kami Terus Membunuh Gagasan Negara Palestina |
|
|---|
| Trump Kecam Rencana Israel Caplok Tepi Barat Palestina |
|
|---|
| Serangan Terbaru Israel Tewaskan 30 Warga Gaza, Korban Harian Tertinggi Sejak Gencatan Oktober 2025 |
|
|---|
| Setelah Hampir 2 Tahun Ditutup, Perbatasan Rafah Gaza–Mesir Akhirnya Bakal Dibuka Kembali |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/1401donald-trump.jpg)