Nasib Tragis Riki usai Bunuh Istri dan Anak di Pangkalpinang, Pelaku Tewas setelah Konferensi Pers

Pelaku tewas tiga jam setelah konferensi pers yang digelar di Mapolda Bangka pada Senin (2/12/2024) siang.

Editor: Faisal Zamzami
Bangkapos.com/Adi Saputra)
Tersangka Riki (baju tahanan) dikawal ketat anggota Polda Babel, ketika dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolda Babel, Senin (2/12/2024). Riki meninggal dunia, Senin malam. 

SERAMBINEWS.COM - Polda Bangka Belitung menangkap tersangka pembunuhan bernama Riki (26) di Batu Ampar, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung, pada Jumat (29/11/2024) malam.

Riki melarikan diri setelah membunuh istrinya, Indah Wati (32), dan anaknya yang masih sembilan bulan pada Kamis (28/11/2024) lalu.

Kasus pembunuhan terjadi di rumah tersangka yang terletak di Perumahan Ayra 3 Jalan Pasir Padi, Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang.

Namun Riki bernasib tragis setelah ditangkap polisi.

Pelaku tewas tiga jam setelah konferensi pers yang digelar di Mapolda Bangka pada Senin (2/12/2024) siang.

Direskrimum Polda Bangka Belitung, Kombes I Nyoman Merta Dana, mengatakan tersangka nekat membunuh istrinya karena cemburu melihat korban jalan dengan laki-laki lain.

Pembunuhan dilakukan saat korban memberi makan anaknya.

Tersangka memukul kepala istrinya menggunakan cobek dan menikamnya dengan pisau.

Sementara itu, balita ditenggelamkan ke bak mandi hingga tewas.

"Sehari sebelum kejadian, pelaku mengonfirmasi pada istrinya soal masalah dengan laki-laki lain itu, tapi tidak ditanggapi serius oleh korban." 

"Pagi harinya, saat korban memberi makan anaknya, dipukul menggunakan cobek pada bagian belakang kepala," ungkapnya.

Riki kemudian kabur sambil membawa cincin emas milik istri.

Hasil penjualan cincin emas digunakan untuk membeli narkoba dan bermain judi online.

Riki sempat mendatangi teman-temannya untuk bermain judi online, lalu melarikan diri setelah kematian istrinya terbongkar.

"Dia (tersangka) berkumpul dengan teman-temannya untuk bermain judi secara online. Dia tidak pulang ke rumah, jadi langsung melarikan diri sehingga kita (Polda) bersama tim dari Polresta mengejar yang bersangkutan," tandasnya.

Baca juga: Suami yang Bunuh Istri dan Anaknya di Pangkalpinang Ditangkap dan Jadi Tersangka

Riki Tewas
 
Petugas kepolisian sempat menghadirkan Riki dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Bangka pada Senin (2/12/2024) siang.

Kabid Humas Polda Bangka Belitung, Kombes Fauzan Sukmawansyah, menjelaskan Riki tewas tiga jam setelah konferensi pers.

"Ya, kita dapat laporannya demikian. Pelaku meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bangka Belitung tadi malam sekitar pukul 18.51 WIB," bebernya, Selasa.

Pihak RS Bhayangkara akan mengautopsi jasad Riki untuk mengungkap penyebab kematiannya.

Ia menambahkan Riki sejak ditangkap menjalani perawatan medis karena sakit tenggorokan.

"Dari informasinya, pelaku memang sempat ada minum racun setengah gelas setelah pembunuhan sebelum penangkapan. Kemudian, petugas kita membawa pelaku ke RSUD Depati Hamzah untuk dilakukan pemeriksaan," lanjutnya.

Sejak dievakuasi ke rumah sakit pada Sabtu (30/11/2024), kondisi kesehatan Riki terus menurun.

"Karena kondisinya demikian, dilakukan pengobatan dan pemeriksaan darah lengkap, ronsen paru dan rekaman jantung terhadap pelaku dengan kesimpulan ada tanda-tanda dugaan mengarah gangguan paru, liver dan ginjal. Namun, untuk penyebab pastinya akan dilakukan autopsi," katanya.

Baca juga: Ibu dan Anak Balitanya Tewas Bersimbah Darah di Pangkalpinang, Diduga Dibunuh, Suami Menghilang

 

Riki Ditangkap

Diketahui, Riki yang sempat kabur  berhasil diamankan pihak kepolisian, Jumat (29/11/2024) malam.

Setelah ditangkap, Riki sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati hamzah Pangkalpinang.

Mengutip Bangkapos.com, Riki berada di IGD RSUD Depati Hamzah untuk mendapatkan perawatan medis.

Sejumlah anggota dari Polda Bangka Belitung dan Polresta Pangkalpinang tampak berjaga di depan pintu masuk IGD maupun di samping rumah sakit.

Kabid Humas Polda Bangka Belitung, Kombes Fauzan Sukmawansyah sebelumnya telah mengonfirmasi terkait penangkapan Riki.

 "Alhamdulillah sudah ketangkap Jatanras Polda sekarang lagi proses penanganan oleh Polresta, silakan langsung konfirmasi ke Kasat Reskrim atau Kapolresta ya," kata Kombes Pol Fauzan Sukmawansyah.

 

Sosok Riki

Kasatreskrim Polresta Pangkalpinang, AKP Muhammad Riza Rahman, menyatakan keluarga korban telah melaporkan kasus pembunuhan pada Jumat (29/11/2024).

Berdasarkan keterangan keluarga korban, Riki tak ada di rumah sejak penemuan jasad dan saat ini tak diketahui keberadaannya.

"Sampai saat ini anggota di lapangan masih terus mencari keberadaan suami dari korban, jadi kita masih lidik keberadaan dari suaminya."

"Apakah dia jadi pelaku atau saksi kita belum tahu, tapi kita terus lakukan pencarian," ungkapnya, Jumat, dikutip dari BangkaPos.com.

Adik korban, Sudiri, mengatakan Riki tak punya pekerjaan tetap dan tak pernah membantu mengurus anak.

Bahkan, Riki sering mencuri uang kakaknya untuk membeli narkoba.

Sudiri mengaku mendengar Riki dan kakaknya bertengkar beberapa hari sebelum penemuan jasad.

"Kalau dalam minggu-minggu ini sering berkelahi mereka, tapi saya kurang tahu masalahnya apa membuat mereka berdua terjadi cekcok," ucapnya.

Saat terlibat cekcok, Riki kerap melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

"Iya, kalau dia (korban) berkelahi sama suami (Riki) sering melapor ke kami."

"Misalkan anaknya yang dari mantan laki keduanya datang dia marah, terus pencemburu kalau istrinya ngantar-ngantar gas ke rumah warga dia cemburu termasuk dengan tetangga depan rumah," sambungnya.

 

Kronologi Penemuan Jasad Korban

Diketahui, jasad kedua korban ditemukan oleh ibu dari IW yang datang ke rumah pada Kamis malam.

Asia, ibu dari IW datang untuk menjenguk anak dan cucunya sekira pukul 21.00 WIB ditemani anak laki-lakinya. 

Namun, saat tiba di rumah korban, Asia melihat rumah anaknya gelap gulita.

Pintu pagar rumah juga terbuka, tapi pintu rumah terkunci rapat.

Keduanya pun berusaha mengecek dan mencari keberadaan Indah.

Saat mengecek melalui bagian belakang rumah, dari luar terlihat seorang wanita tergeletak di ruang tengah dengan kondisi berlumuran darah.

Ia pun langsung meminta tolong ke warga sekitar.

"Tadi sampai sini (rumah korban) sekitar jam 9, saya bersama anak laki-laki saya satunya,"

"Jadi, ketika sampai rumah ini gelap semua tidak ada lampu,"

"Kata anak saya besok saja ke sini dan mencari lagi mungkin Ayuk (korban) lagi keluar sama temannya karena motornya ada satu," ungkap Asia saat ditemui Bangkapos.com.

Asia menduga Indah Wati dan anaknya menjadi korban pembunuhan suami.

Dia mengungkapkan korban pernah curhat mengenai masalah rumah tangganya.

Asia mendengar informasi dari warga sekitar, korban dan suaminya sering ribut. Tetapi Asia tidak mengetahui penyebabnya.

"Sering berkelahi tapi saya kan jauh sesekali ke sini. Korban ini ada bilang suaminya malas kerja dan mudah marah, apalagi kalau anak-anaknya ke sini," kata Asia.

Menurutnya, suami korban pernah membawa kabur motor milik Indah Wati.

Cerita Adik Korban

Adik korban, Sudiri, pun mengungkapkan bahwa antara pelaku dan kakaknya kerap cekcok.

"Kalau dalam minggu-minggu ini sering berkelahi mereka, tapi saya kurang tahu masalahnya apa membuat mereka berdua terjadi cekcok," ujar Sudiri saat mendampingi jenazah kakaknya di RSUD Depati Hamzah, Pangkalpinang.

Sudiri menuturkan, korban kerap bercerita ke orang tuanya bahwa suaminya kerap melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

 
Kepada Bangkapos.com, korban kerap mengeluh kehilangan uang.

"Tidak pernah lihat dia (suami) pakai narkoba atau merokok di rumah,"

"Tapi kata Ayuk (korban), dia sering mengambil uang Ayuk cuman Ayuk ini tahu kalau suaminya beli narkoba itu," jelas Sudiri.

 

 

Baca juga: Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa Disebut Terima Jatah Rp2,5 Miliar dari Pemotongan Anggaran

Baca juga: Harga Emas Dunia Hari Ini 4 Desmber 2024 Turun, Ini Penyebabnya

Sebagian artikel telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Polisi Tetapkan Riki Sebagai Tersangka Pembunuhan Istri dan Anak di Pangkalpinang

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved