Aceh Timur
Madrasah Bertaraf Global Langkah Islahul Vanshury Menuju China
Para guru, staf, dan siswa berkumpul untuk melepas Islahul Vanshury, siswa kelas XI, yang akan mengikuti Intensive Educational Short Course di China..
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Suasana penuh haru menyelimuti halaman MAN Insan Cendekia (MAN IC) Aceh Timur pada Kamis pagi (5/12/2024).
Para guru, staf, dan siswa berkumpul untuk melepas Islahul Vanshury, siswa kelas XI, yang akan mengikuti Intensive Educational Short Course di China. Apel pelepasan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Aceh Timur, H. Salamina, yang tak lupa menyampaikan pesan penuh motivasi dan harapan.
Program ini merupakan hasil kerja sama antara Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah dengan Pemerintah Tiongkok.
Direktur KSKK Madrasah, M. Sidik Sisdiyanto, di Jakarta beberapa waktu lalu, menyebut bahwa program ini sejalan dengan visi madrasah yang mengusung tagline "Maju, Bermutu, dan Mendunia." Kerja sama ini membuka peluang besar bagi siswa madrasah untuk memperluas wawasan internasional melalui studi singkat di Tiongkok.
Dalam sambutannya, H. Salamina memberikan apresiasi dan pesan hangat kepada Islahul Vanshury atas pencapaian istimewa ini. “Kesempatan seperti ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Tidak ada manusia yang bodoh. Kita semua hanya perlu terus mencari jati diri dan mengembangkan potensi,” ujarnya penuh semangat.
Ia menambahkan bahwa cara pandang seseorang sangat menentukan arah hidup. “Gunakan kacamata terbaik untuk menghadapi tantangan, karena itu akan menentukan kesuksesanmu.”
H. Salamina juga mengungkapkan rasa bangga atas sederet prestasi siswa MAN IC Aceh Timur. Ia membagikan kabar menggembirakan bahwa banyak siswa madrasah tersebut telah diterima di perguruan tinggi ternama di Indonesia. "Semoga tradisi prestasi ini terus kita jaga," katanya.
Selain Islahul, H. Salamina juga memberikan penghargaan khusus kepada Nejjadi Ahmad Iqbal, siswa yang sukses mengikuti SMI Youth Exchange Program di Malaysia beberapa waktu lalu.
“Keberhasilan ini membuktikan bahwa siswa MAN IC Aceh Timur mampu bersaing di tingkat internasional. Ini adalah motivasi bagi kita semua untuk terus mendukung potensi generasi muda,” tambahnya.
Bangga Jadi Bagian Madrasah Mendunia
Kepala MAN IC Aceh Timur, Zulkarnain, S.Pd.I., MA, turut menyampaikan rasa bangganya.
“Pencapaian Islahul Vanshury adalah bukti nyata bahwa siswa kami bisa bersaing di tingkat global. Ini bukan hanya membanggakan dirinya dan keluarganya, tetapi juga seluruh civitas MAN IC Aceh Timur,” tuturnya dengan penuh antusiasme.
Program Intensive Educational Short Course sendiri dijadwalkan berlangsung pada 9-19 Desember 2024. Program ini bertujuan membuka cakrawala baru bagi para peserta dengan meningkatkan wawasan global, memperkuat kemampuan akademik, serta memperdalam pemahaman lintas budaya.
Keberangkatan Islahul Vanshury ke China menjadi tonggak penting dalam perjalanan madrasah menuju visi global. Prestasi ini menjadi pengingat bahwa mimpi besar bisa diraih dengan kerja keras, dukungan, dan semangat belajar tanpa henti.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.