Rabu, 22 April 2026

Berita Aceh Utara

Dandim 0103/Aceh Utara Bersama Rombongan Touring Motor Trail Ke Gunung Salak

Touring motor trail Dandim Aceh Utara kali ini menuju Gunung Salak, salah satu destinasi wisata yang masih berada di kawasan Kabupaten

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nur Nihayati
IST
Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Kav Makhyar ST MM MHI bersama para perwira dan keluarganya touring ke Gunung Salak. 

Touring motor trail Dandim Aceh Utara kali ini menuju Gunung Salak, salah satu destinasi wisata yang masih berada di kawasan Kabupaten

Laporan Saiful Bshri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Motor trail Touring adalah jenis perjalanan yang dilakukan dengan menggunakan motor trail di berbagai medan.

Motor trail touring bisa dilakukan sebagai aktivitas rekreasi atau petualangan yang seringkali melibatkan perjalanan jarak jauh atau ekspedisi ke daerah pegunungan.

Kegiatan tersebut yang dilakukan Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Kav Makhyar ST MM MHI bersama para perwira dan keluarganya.

Touring motor trail Dandim Aceh Utara kali ini menuju Gunung Salak, salah satu destinasi wisata yang masih berada di kawasan Kabupaten Aceh Utara, tepatnya di Kecamatan Nisam Antara, berbatasan dengan Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, Sabtu (07/12/2024).

Letkol Kav Makhyar yang juga turut didampingi Istri Ny Raena Makhyar mengatakan, tujuan kegiatan touring ini untuk mempererat hubungan silaturahmi antar sesama perwira beserta istri, agar semakin solid dan kompak dalam menjalankan tugas sehari hari.

"Selain itu juga untuk bisa memantau situasi wilayah pelosok, sambilan menikmati keindahan panorama Gunung Salak", ungkap Dandim.

Dijelaskan juga, pegunungan yang terletak di antara Kecamatan Nisam Antara itu, awalnya merupakan jalan tembus yang dibangun oleh PT Kertas Kraft Aceh sekitar tahun 1987.

Seiring waktu, jalan tersebut sudah diaspal dan layak dilalui kendaraan.

Sehingga banyak warga Aceh pesisir terutama yang berada di pesisir pantai utara dan timur Aceh, bila hendak ke Aceh Tengah atau dataran tinggi Gayo lebih memilih Jalan KKA ini.

Karena lebih hemat waktu dan juga lebih hemat bahan bakar.

Namun, untuk menuju lokasi dimaksud, harus ekstra hati-hati karena selain ramai kendaraan, juga jalannya sangat menanjak serta jalan yang sangat menurun, mengikuti relief gunung dan berkabut saat hari mulai sore.

"Kini Gunung Salak telah menjadi destinasi wisata di Provinsi Aceh. Mari kita bersama sama jaga serta lestarikan meski masih kurang polesan sebagai tempat wisata, akan tetapi pesonanya telah menjadi magnet pengunjung untuk menikmati panorama alam pada ketinggian", pungkas Letkol Makhyar.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved