Rabu, 8 April 2026

Selebriti

Ping Chayada Penyanyi Muda Thailand Meninggal Usai Pijat Leher

Dua hari kemudian Chayada mengeluhkan rasa sakit di bagian belakang lehernya dan mengonsumsi obat pereda nyeri.

Editor: Faisal Zamzami
Bangkok Post
Penyanyi Chayada Prao-hom 

SERAMBINEWS.COM - Penyanyi muda Thailand, Chayada Prao-hom atau Ping Chayada meninggal dunia usai menjalani tiga sesi pijat termasuk 'neck twist'.

Menurut keluarga, penyanyi berusia 20 tahunan itu pergi ke tempat pijat di Udon Thani pada 5 Oktober 2024 untuk dipijat karena merasa nyeri di leher dan bahu.

Dua hari kemudian Chayada mengeluhkan rasa sakit di bagian belakang lehernya dan mengonsumsi obat pereda nyeri.

Ia sempat menulis di akun Facebook-nya pada 6 November bahwa pijatan yang dilakukannya termasuk 'neck twist'.

Seminggu kemudian Chayada mengeluhkan mati rasa di lengannya dan kembali ke tempat pijat yang sama.

 
Dr. Somchaichote, kepala kantor kesehatan umum Udon Thani mengatakan, di sana Chayada menerima pijatan dari tukang pijat yang sama.

Dua minggu kemudian, Chayada mengeluhkan kekakuan dan tidak dapat berbaring tengkurap.

Ia kembali ke tempat yang sama dan dipijat oleh wanita lain.

Kemudian, Chayada melaporkan merasakan kesemutan, panas, dan gatal di jari-jarinya serta mati rasa di kaki kanannya.

Pada tanggal 30 Oktober, ia akhirnya pergi ke Rumah Sakit Piboonrak untuk perawatan atas nyeri lehernya dan dirujuk ke Rumah Sakit Nonghan, di mana ia diberi obat pada tanggal 1 November.

Baca juga: Tukang Pijat di Sleman Cabuli 8 Pria, Korban Ada Anak di Bawah Umur, Beraksi sejak Istri Meninggal

Kemudian pada tanggal 4 November, ia kembali ke Rumah Sakit Piboonrak karena kondisinya terus memburuk.

Chayada lantas dirujuk ke Rumah Sakit Nonghan, lalu ke Rumah Sakit Udonthani dari tanggal 6 hingga 11 November.

Selama dirawat, ia menderita nyeri parah di kaki dan leher serta tidak dapat menggerakkan anggota tubuhnya.

Dr. Somchaichote mengatakan, dari pemeriksaan menunjukkan bahwa Chayada tidak mengalami patah tulang leher, tetapi menderita mielitis transversal (gangguan neurologis akibat radang sumsum tulang belakang).

Saat itu dia menerima pengobatan, pulih, dan diperbolehkan pulang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved