Haba Mifa

Azizon Nurza: Kolaborasi SWI dan Jurnalis, Pilar Pembangunan di Era Digital

Dalam sesi diskusi, Azizon Nurza menekankan bahwa jurnalis memiliki peran vital sebagai agen perubahan dan pilar pembangunan daeraH

Editor: IKL
For Serambinews
Azizon Nurza: Kolaborasi SWI dan Jurnalis, Pilar Pembangunan di Era Digit 

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Dalam Seminar Jurnalistik bertema “Kolaborasi & Peran SWI dalam Memperkuat Jurnalis Menghadapi Disrupsi Digital”, Azizon Nurza, Juru Bicara PT Mifa Bersaudara dan PT Bara Energi Lestari, memberikan pandangan strategis tentang peran jurnalis dalam mendukung pembangunan daerah di tengah era disrupsi digital. Acara yang berlangsung di Seulawah Coffee Shop ini diselenggarakan oleh DPD SWI Aceh Barat dan dibuka oleh Pj. Bupati Aceh Barat.

Dalam sesi diskusi, Azizon Nurza menekankan bahwa jurnalis memiliki peran vital sebagai agen perubahan dan pilar pembangunan daerah. “Jurnalis tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi penggerak perubahan sosial yang dapat mendorong transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” ujar Azizon.

Ia juga menjelaskan bahwa kolaborasi antara jurnalis dan praktisi Public Relations (PR) memiliki dampak yang signifikan dalam menciptakan citra positif bagi daerah. Dengan mengangkat potensi lokal, seperti pariwisata, produk UMKM, dan peluang investasi, kolaborasi ini mampu mempercepat kemajuan daerah. Menurut Azizon, era digital membuka peluang lebih luas bagi jurnalis untuk memanfaatkan teknologi dan platform digital dalam menyebarkan informasi secara cepat dan efektif.

Azizon juga memberikan apresiasi kepada Ketua DPD SWI Aceh Barat, Teuku Fadil, atas ide-idenya yang visioner dalam membangun organisasi, membina wartawan, dan menciptakan sinergi dengan pemerintah, dunia industri, serta organisasi wartawan lainnya. “Kepemimpinan Teuku Fadil mencerminkan semangat untuk memajukan jurnalisme di Aceh Barat dan menjadikannya sebagai pilar yang kokoh dalam mendukung pembangunan daerah,” tambahnya.

Selain itu, Azizon menyoroti pentingnya pelatihan dan pengembangan kapasitas bagi jurnalis daerah untuk menghasilkan karya yang mendalam dan berkualitas. Ia mengajak para jurnalis untuk terus berinovasi dan menggali potensi lokal melalui liputan yang kritis dan konstruktif.

Seminar ini tidak hanya menjadi ruang diskusi yang produktif, tetapi juga menjadi ajang penguatan sinergi antara jurnalis, pemerintah, dan dunia industri. Dengan kolaborasi yang solid, Azizon optimis bahwa jurnalis dapat terus menjadi motor penggerak dalam menghadapi tantangan disrupsi digital sekaligus membawa daerah menuju kemajuan yang berkelanjutan.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved