Aceh Timur
Tak Kunjung Diperbaiki Pemerintah, Warga Bayeun Atim Pasang Kayu Agar Jalan Tidak Putus
Kondisi yang telah berlangsung cukup lama ini terjadi di jalan utama atau jalur lintas satu-satunya di Dusun Hijrah Gampong Bayeun...
Penulis: Zubir | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Zubir | Langsa
SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Karena hingga kini tidak mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, warga terpaksa memasang kayu sebagai penahan badan jalan yang longsor akibat abrasi sungai.
Kondisi yang telah berlangsung cukup lama ini terjadi di jalan utama atau jalur lintas satu-satunya di Dusun Hijrah Gampong Bayeun, Kecamatan Rantau Seulamat, Aceh Timur.
Jika warga tidak memperbaikinya secara darurat, maka sama sekali jalan tersebut tidak bisa lagi dilalui kendaraan masyarakat, terutama sepeda motor apalagi mobil.
"Hari ini masyarakat bergotong royong meletakkan kayu balok untuk mempertahankan badan jalan di dusun kami ini yang terus mengalami longsor," ujar Irman, salah satu warga setempat, Jumat (20/12/2024).
Dikatakan warga, abrasi Krueng Bayeun ini menyebabkan jalan di Dusun Hijrah Gampong Bayeun ini terus terkikis, bahkan kini badan jalan itu nyaris hilang amblas ke sungai dihantam air.
Hingga kini belum ada penanganan serius dari Pemkab Aceh Timur, padahal jauh-jauh hari kondisi abrasi di jalan ini telah dilaporkan kepada pemerintah terkait.
Apalagi jalan yang memgalami kerusakan cukup parah ini adalah satu-satunya jalur lintas warga di sana, jika putus total terpaksa harus dibangun jalan lain yang mungkin butuh waktu lebih lama lagi.
"Pemerintah terkait kami harap segera mencari solusi atas persoalan abrasi bantaran sungai yang menyebabkan longsornya badan jalan di Dusun Hijrah Gampong Bayeun ini," pungkas warga. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.