Wawancara Eksklusif

Marak, Kasus Penggelapan Mobil di Aceh

Kasus tersebut semakin meresahkan lantaran menyebabkan korbannya merugi  puluhan hingga ratusan juta rupiah.

|
Editor: mufti
SERAMBINEWS.COM / PROHABA.CO
GRAFIS KASUS PENGGELAPAN MOBIL RENTAL 

Dan jangan sesekali merentalkan mobil melalui marketplace. Karena ada banyak kejadian penggelapan. Mereka berani kasih karena mobil ada GPS, tapi banyak GPS itu dibuka oleh pelaku. Fahmi Irwan Ramli, Kapolresta Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Aksi penggelapan dan penipuan dengan modus gadai mobil akhir-akhir ini kian marak terjadi di Aceh. Kasus tersebut semakin meresahkan lantaran menyebabkan korbannya merugi  puluhan hingga ratusan juta rupiah. Kasus terbaru terungkap di Kabupaten Bireuen. Pada Sabtu (14/12/2024),  Polisi Resort (Polres) setempat melalui jajaran Polsek Kota Juang berhasil menangkap seorang warga berinisial F (34). Dia ditangkap karena diduga terbukti menggelapkan enam unit mobil rental dengan cara digadaikan kepada orang lain. 

Dalam kasus tersebut, selain menangkap pelaku pihak kepolisian juga turut mengamankan enam unit mobil rental merk Toyota Avanza. Keenam mobil tersebut digadai ke sejumlah orang berbeda dengan harga dan waktu bervariasi. Tak hanya di Bireuen, kasus serupa juga dilaporkan di sejumlah kabupaten/kota lain di Aceh. Lebih parahnya, para pelaku dalam kasus ini diperkirakan tidak beraksi seorang diri, melainkan secara komplotan. 

Sejumlah sumber Serambi di kalangan pengusaha rental mobil di Banda Aceh turut mengakui maraknya fenomena penggelapan dan penipuan dengan modus gadai mobil. Menurut mereka, kasus tersebut sudah terjadi sejak beberapa tahun silam. Namun, baru-baru ini aksinya kian parah dan semakin sulit dideteksi. Jaringan kejahatan ini bahkan beroperasi lintas provinsi.

Wartawan Serambi di berbagai kabupaten/kota di Aceh menelusuri berbagai kasus penipuan dan penggelapan mobil. Namun, tak semuanya melapor ke aparat kepolisian. Beberapa Polres bahkan mencatat kasus nihil, alias tidak ada kasus penipuan dan penggelapan dalam jual/beli atau gadai mobil (lihat grafis) di tahun 2024. 

Tak lapor polisi

Seorang korban kasus jual beli mobil di Pidie mengaku rugi sekitar Rp 30 juta akibat mobil tersebut ditarik kembali oleh pemilik sebenarnya. Pria berinisial Ay tersebut ditipu oleh seorang laki-laki, sekitar dua bulan silam. Dia membeli mobil Avanza bekas dari pria tersebut tanpa buku kepemilikan kendaraan yang sah, alias BPKB. Begitu uang diterima, si pelaku tidak bisa dihubungi kembali. Sementara mobil yang dibeli itu, diambil kembali oleh pemilik yang sah. 

Ketika ditanya mengapa tidak melapor ke polisi, Ay tersenyum. “Kita kan ingin uang kembali, bang. Sekarang orang yang bersangkutan sedang saya cari-cari. Mudah-mudahan dapat,” katanya, optimis kepada Serambi, pekan lalu. Kasus-kasus yang mencuat ke publik mungkin hanya secuil dari angka yang sebenarnya. Keluguan warga dalam proses jual-beli atau gadai kendaraan, ditambah aspek  penegakan hukum yang masih kurang, kian bertambah jumlah korban.(sak)   

=========

Dalam hal ini memang kami ada keteledoran, kurang teliti. Setelah uang dikasih, baru kami tanya BPKB-nya. Korban Penipuan 

Lupa Minta BPKB, Warga Baitussalam Tertipu Rp 25 Juta

Matanya sayu. Terlihat ada kekesalan sekaligus kesedihan. Sesekali dia membuka smartphone, melihat kembali kuitansi serta bukti-bukti penipuan yang dilakukan terhadapnya dan istri, lima bulan silam. "Tidak sampai mempengaruhi mental, cuma ada rasa kesal gitu," ucap FZ (62), korban penipuan berkedok gadai mobil rental saat diwawancara khusus di Studio Serambinews.com, Jumat (20/12/2024).

Warga Baitussalam, Aceh Besar, berinisial FZ (62) ini bersama sang istri menjadi korban penipuan berkedok gadai mobil rental yang dilakukan terlapor berinisial MV (31), perempuan asal Ingin Jaya, Aceh Besar, di salah satu Warkop di Banda Aceh pada 13 Juli 2024 lalu.

Pengakuan korban, FZ mengalami kerugian Rp 25 juta karena menerima gadai mobil yang belakangan diketahui adalah mobil rental. Kasus ini sudah dua bulan dilaporkan ke polisi, tapi belum membuahkan hasil. Padahal, sudah ada nama dan foto orang yang menggadaikan mobil.

Kronologis kejadian

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved