Berita Banda Aceh
13 Guru dari Aceh Mendapat Anugerah Penggerak Pantun Tingkat ASEAN
Sebanyak 13 guru di Aceh mendapat Anugerah Penggerak Pantun ASEAN pada pada acara Festival Pantun Nusantara.
Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Amirullah
Laporan Yarmen Dinamika l Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM - Sebanyak 13 guru di Aceh mendapat Anugerah Penggerak Pantun ASEAN pada pada acara Festival Pantun Nusantara.
Mereka diumumkan sebagai orang yang berhak mendapat anugerah (penghargaan) pada Minggu (22/24/2024) malam di Sasana Langen Budoyo Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur.
Acara ini diselenggarakan oleh sastrawan ternama yang juga tokoh puisi multimedia, yakni Asrizal Nur, melalui organisasi yang dibangunnya, yakni Perkumpulan Rumah Seni Asnur (Perruas).
Dari 13 guru berprestasi tersebut, tujuh di antaranya mendapat anugerah untuk kategori Penggerak Pantun Budaya dan lima orang mendapat anugerah untuk kategori Pantun Karmina (Pantun Kilat).
Baca juga: Segera Cek Ponsel Anda, Deretan HP Ini Tak Lagi Bisa Gunakan WhatsApp pada Tahun 2025, Apa Saja?
Mereka yang mendapat anugerah Penggerak Pantun Budaya adalah:
1. Naswati SAg (MIN 27 Aceh Besar);
2. Laila Fajri SPd, MM (SDN 14 Bandar Baru, Pidie Jaya);
3. Nurliana Hamsahtun Siregar SPd, MPd (TK Keumala Bhayangkari 2 Brimob, Aceh Besar);
4. Purnama Putra SPd, MPd (SMAS Chik Ditiro Sigli, Pidie);
5. Mursyidah SPd, MPd (SMPN 14 Bandar Baru, Pidie Jaya);
6. Rahmadani SPd, MM (SDN 6 Meureudu, Pidie Jaya); dan
7. Siti Aminah SPd, MPd (SDN 11 Bandar Sakti, Kota Lokseumawe).
Berikutnya, lima guru yang mendapat piagam untuk kategori Penggerak Karmina (Pantun Kilat).
Mereka adalah
1. Naswati SAg (MIN 27 Aceh Besar);
2. Dra Hj Tarbiati (MTsN 1 Banda Aceh);
3. Jasmani SPd, MSM (SMPN 1 Syamtalira Aron, Aceh Utara);
4. Febri Mira Rizki SPd (MTsN 1 Aceh Tamiang); dan
5. Yusmiwati SPd, MPd (SMK Negeri 1 Kota Sabang).
Baca juga: Beredar Pangkat dan Nama 18 Polisi Pemeras 45 WN Malaysia, Dari AKBP sampai Briptu
Selain itu, Sabariah MPd juga mendapat anugerah Penggerak Utama Pantun ASEAN dalam kapasitasnya sebagai Plt Kepala SMAN 1 Leupung, Aceh Besar.
Dengan demikian, ada 13 orang pendidik sekaligus penggubah pantun dari Aceh yang mendapat penghargaan tahun ini.
Informasi tentang para guru--beberapa di antaranya menjabat kepala sekolah itu--disampaikan Sabariah MPd kepada Serambinews.com di Banda Aceh, Rabu (25/12/2024) pagi.
Selain kepala SMAN, Sabariah merupakan Koordinator Perruas Wilayah Aceh.
Sabariah baru kembali dari Jakarta, tempat ia menerima dua anugerah sekaligus pada 22 Desember malam.
Masing-masing sebagai Penggerak Utama Pantun ASEAN dan Anugerah Provinsi Terbanyak Peserta Se-ASEAN pada tahun ini.
Sabariah yang jago bikin pantun berhasil menggerakkan 298 guru dari tingkat SD, SMP, dan SMA se-Aceh untuk ikut menulis antologi Pantun Mutiara Budaya Indonesia dan Pantun Karmina ASEAN.
| PGRI Aceh dan UUI Teken MoU untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan |
|
|---|
| Pelabuhan Ulee Lheue Deklarasikan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM |
|
|---|
| Berbicara Di USK, Wakil Dubes Belanda Bahas Pendidikan Belanda Hingga Kolaborasi Global |
|
|---|
| Bahagiakan Lansia, Ruang Lingkup Gelar Ruang Inspirasi di UPTD Rumoh Sejahtera Geunaseh Sayang |
|
|---|
| Pemko Banda Aceh Buka Underpass Beurawe, Instalasi Kabel Selesai dan Pompa Air Berfungsi Kembali |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Buku-Pantun-Karmina-yang-digagas-oleh-Asrizal-Nur.jpg)