Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Banda Aceh

13 Guru dari Aceh Mendapat Anugerah Penggerak Pantun Tingkat ASEAN 

Sebanyak 13 guru di Aceh mendapat Anugerah Penggerak Pantun ASEAN pada pada acara Festival Pantun Nusantara.

Tayang:
Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Amirullah
For Serambinews.com
Buku Pantun Karmina yang digagas oleh Asrizal Nur melalui organisasi yang dibangunnya, Perruas, kembali berhasil mencetak rekor MURI pada Antologi Pantun Karmina dan Pantun Karmina Pelajar ASEAN dengan kategori peserta pantun Karmina terbanyak sedunia dengan jumlah penulis mencapai 1.772 orang. 

Karena  keberhasilan Basariah menggerakkan 298 peserta dari Aceh tersebut, Aceh mendapat Anugerah Provinsi Terbanyak Peserta Ae-ASEAN pada tahun 2024.

Piagam penghargaan atas prestasi hebat tersebut diberikan langsung oleh Presiden Penyair Indonesia, Sutardji Calzoum Bachri, kepada Sabariah pada 22 Desember 2024 di Gedung Sasana Langen Budoyo TMII.

Sabariah menerangkan, tahun ini untuk kepentingan antologi pantun budaya dan karmina, ia kembali menggerkkan  lebih banyak lagi  kepala sekolah di Aceh agar mau mengajak guru-guru menulis, seraya dapat merasakan kebahagiaan berprestasi di tingkat ASEAN. 

"Alhamdulillah, akhirnya pada 22 Desember 2024  banyak kepala sekolah dan guru dari Aceh yang mendapatkan penghargaan yang sama sebagai penggerak pantun baik karmina maupun pantun budaya," ujar Sabariah. 

Sejak 2021 ia menggerakkan guru-guru di Aceh untuk selalu semangat menulis pantun. Dengan demikian, prestasi menulis tidak hanya diraih oleh Sabariah saja, tetapi ia juga ingin guru-guru Aceh dapat merasakan kebahagiaan  berprestasi di bidang perpantunan. 

Selama ini, dalam setiap event menulis pantun, baik di tingkat ASEAN  maupun internasional yang diselenggarakan Perruas, pimpinan sastrawan ternama Asrizal Nur, Sabariah selalu bergerak mengajak guru-guru Aceh untuk ikut menulis pantun. 

Hal ini, menurutnya, selaras dengan kebijakan pemerintah untuk menggerakkan literasi guru dan peserta didik saat ini.

Dari gerakan yang dilakukan Sabariah, muncullah beberapa guru dan kepala sekolah yang dengan semangat ikut menulis dan tak lupa mengajak guru-guru yang lain untuk juga ikut.

Bak jaringan yang tak terputuskan, Sabariah mulai mendapatkan respons  dari  banyak kepala sekolah, baik SD, MIN, SMP, MTsN, maupun SMA.

Sabariah dengan telaten dan semangat mementori setiap karya pantun, syair ataupun gurindam yang ditulis oleh peserta hingga karyanya bisa masuk ke dalam antologi-antologi  gurindam, syair, pantun, maupun karmina bersama ribuan peserta lainnya, baik di tingkat Asia Tenggara, maupun internasional.

Karena respons positif yang diberikan oleh banyak kepala sekolah dan guru dari berbagai provinsi salah satunya yang digerakkan oleh Sabariah sebagai Koordinator Perruas Aceh dan juga koordinator Perruas dari provinsi dan negera lain, akhirnya Pimpinan Perruas Asrizal Nur membuat kebijakan, yaitu setiap peserta yang bisa mengajak 20 orang kawan untuk ikut menulis pantu. akan diberikan piagam penghargaan sebagai Penggerak Pantun 2024.

Untuk daerah Aceh, lanjutnya, sejak tahun 2023 pada event menulis Antologi Syair sudah beberapa kepala sekolah dan guru mendapatkan penghargaan ini, seperti Ummiyani SAg, MPd yang saat itu menjabat s Kepala MIN 9 Banda Aceh.

Berikutnya, Dra Tarbiati, Guru MTsn Model Banda Aceh dan Indra Mardiani SAg, Guru MIN 9 Banda Aceh.

Rekor MURI 

Sabariah menambahkan bahwa buku pantun karmina yang digagas oleh Asrizal Nur melalui Perruas, kembali  berhasil mencetak rekor Museum Rekor Indonesia    (MURI) pada Antologi Pantun Karmina dan Pantun Karmina Pelajar ASEAN dengan kategori peserta pantun terbanyak sedunia dengan jumlah penulis mencapai 1.772 orang.

Pencapaian tersebut, kata Sabariah, sangat didukung oleh gerakan para koordinator Perruas di daerah yang senantiasa semangat mengajak guru-guru untuk menulis, yang salah satunya adalah Sabariah sebagai Koordinator Perruas Aceh.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved