Jumat, 1 Mei 2026

Perang Gaza

Tentara Israel Bakar Staf Medis Hidup-hidup saat Menyerbu Rumah Sakit Kamal Adwan

Tentara Israel Bakar Staf Medis Hidup-hidup saat Menyerbu Rumah Sakit Kamal Adwan

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/medsos
Setelah mengepung fasilitas medis tersebut, pasukan Israel mengosongkan lokasinya dengan paksa, dan membakar beberapa bagian bangunan. 

SERAMBINEWS.COM - Tentara zionis Israel membakar hidup-hidup sejumlah tenaga medis saat menyerbu Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza utara yang disusul dengan membakar juga fasilitas kesehatan tersebut, Jumat.

Setelah mengepung fasilitas medis tersebut, pasukan Israel mengosongkan lokasinya dengan paksa, dan membakar beberapa bagian bangunan.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan pasukan Israel membakar bangunan dan menghancurkan semua generator listrik di Rumah Sakit Kamal Adwan. Tampak staf medis runah sakit dipaksa keluar oleh tentara zionis.
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan pasukan Israel membakar bangunan dan menghancurkan semua generator listrik di Rumah Sakit Kamal Adwan. Tampak staf medis runah sakit dipaksa keluar oleh tentara zionis. (SERAMBINEWS/medsos)

Beberapa personel medis dibakar hidup-hidup dalam kebakaran itu, menurut laporan Al Jazeera.

Militer Israel membantah membakar sebagian rumah sakit, dengan mengatakan kebakaran kecil terjadi yang kemudian dapat diatasi.

Direktur rumah sakit dan puluhan staf diculik ke pusat interogasi yang tak diketahui, setelah staf medis ditelanjangi dan dipaksa meninggalkan rumah sakit dengan berjalan kaki.

Baca juga: Nasib Direktur Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza belum Diketahui Sejak Diculik Tentara Israel

Israel mengklaim bahwa rumah sakit tersebut digunakan sebagai benteng militer oleh Hamas. 

Namun kelompok Palestina dengan keras membantah hal ini, dengan mengatakan bahwa tidak ada kehadiran kelompok bersenjata dari faksi Palestina mana pun di rumah sakit.

Israel juga meminta warga di daerah sekitarnya untuk mengungsi dan mengancam akan mengebom bangunan mereka jika mereka tidak pergi.


Nasib Direktur Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza belum Diketahui Sejak Diculik Israel

Laporan terbaru yang dirilis outlet jaringan berita Al Jazeera dari para saksi yang berada di dalam rumah sakit dan berhasil mencapai Kota Gaza menegaskan bahwa militer Israel telah melakukan eksekusi lapangan di sekitarnya.

"Kita telah melihat sebelumnya hari ini bahwa eskalasi dramatis ini sangat tak tertahankan karena ada sekitar 350 warga Palestina di dalam rumah sakit – terluka, tim medis dan keluarga mereka yang mengungsi di fasilitas yang hampir tidak berfungsi tersebut," lapor jurnalis Al Jazeera dari Deir el-Balah, Gaza.

Nasib direktur rumah sakit masih belum diketahui.

Ini adalah peristiwa tragis di utara Jalur ini. Rumah sakit seharusnya menjadi tempat perawatan tetapi, saat ini, itu adalah kuburan bagi warga sipil yang berlindung di daerah tersebut.

Hamas, di Telegram, mengeluarkan pernyataan yang menyebut pembakaran rumah sakit sebagai “kejahatan perang yang jelas”.

“Pemerintah pendudukan (Israel) melakukan kejahatan di Gaza, mengandalkan perlindungan Amerika dan beberapa negara barat yang merupakan mitra dalam genosida yang sedang berlangsung, demikian pernyataan,” Hamas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved