Berita Luar Negeri
Kisah Dokter Bedah di Jerman, Kena Kanker Ganas yang 'Tertular' dari Pasien, Ini Kronologi Kasusnya
Setelah tumor itu diangkat dan diteliti, diketahui bahwa sumber benjolan tersebut berasal dari pasien yang pernah ditanganinya dan tanpa sengaja ia
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM - Sebuah kejadian unik dialami oleh seorang dokter bedah di Jerman.
Dokter tersebut terkena kanker ganas yang tak sengaja tertular dari pasiennya.
Kasus tersebut baru diketahui saat pria berusia 53 tahun tersebut mengalami pembengkakan di bagian tangan kirinya, tepatnya dekat pangkal jari tengah.
Hal itu terjadi hanya beberapa bulan setelah ia menangani seorang pasien yang menderita tumor ganas.
Sang dokter kemudian menyadari ciri-ciri pertumbuhan benjolan di tangannya itu sebagai tumor, ia pun memutuskan berkonsultasi dan pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya.
Setelah tumor itu diangkat dan diteliti, diketahui bahwa sumber benjolan tersebut berasal dari pasien yang pernah ditanganinya dan tanpa sengaja ia tumbuhkan di tangannya saat tindakan operasi terhadap pasien.
Berawal dari tindakan operasi
Dilansir dari Kompas.com, Jumat (3/1/2025), kasus ini berawal saat sang dokter menangani pasien, seorang pria berusia 32 tahun yang mengidap histiositoma fibrosa ganas dari perutnya.
Histiositoma fibrosa adalah sejenis tumor yang mengandung histiosit, sel-sel imun yang bermigrasi ke jaringan tubuh yang tidak seharusnya dan membentuk pertumbuhan tumor.
Baca juga: Waspada Mikroplastik Pemicu Kanker yang Ada Sikat Gigi Anda, Ini Saran Dokter Zaidul Akbar
Pria itu kemudian menjalani operasi untuk mengangkat tumor di perutnya.
Namun, tak lama setelah tindakan darurat karena komplikasi pascaoperasi, ia dinyatakan meninggal dunia.
Menurut laporan kasus dalam The New England Journal of Medicine (NEJM) pada 1996, selama operasi, dokter bedah tidak sengaja melukai telapak tangan kiri saat memasang selang.
Lesi luka di tangannya segera diberi disinfeksi dan dibalut dengan perban.
Kendati demikian, selang lima bulan, dokter bedah tersebut menemukan adanya benjolan yang keras, berbatas tegas, mirip seperti ciri tumor.
Dia akhirnya memutuskan untuk berkonsultasi dengan dokter bedah spesialis tangan guna mencari penyebab dari benjolan pada tangannya.
Benjolan dengan diameter 3 sentimeter itu berada di telapak tangan kiri dekat pangkal jari tengah, lokasi yang sama ketika dirinya terluka di tengah operasi lima bulan lalu.
| Iran Gak Mau Berunding Lagi dengan AS: Tak Ada Kompromi untuk Tuntutan Sepihak Washington |
|
|---|
| 191 Tewas Selama 4 Hari Perayaan Festival Air ‘Songkran’di Thailand, 911 Orang Terluka |
|
|---|
| Setelah Filipina, Krisis BBM Kini Hantam Bangladesh, Antrean SPBU Mengular Akibat Pasokan Kurang |
|
|---|
| Stok BBM Filipina Sisa 45 Hari, Status Darurat Energi Ditetapkan, Apa Konsekuensinya? |
|
|---|
| Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Tangki Bahan Bakar Meledak di Tengah Perang AS-Iran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-operasi-1.jpg)