Berita Pidie
922 Peserta Lulus PPPK Kemenag Pidie
Tiga peserta yang tidak lulus PPPK disebabkan kesalahan teknis di saat melakukan perekaman formasi. ABDULLAH AR, Kepala Kankemenag Pidie
Tiga peserta yang tidak lulus PPPK disebabkan kesalahan teknis di saat melakukan perekaman formasi. ABDULLAH AR, Kepala Kankemenag Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Sebanyak 922 guru dan penyuluh di lingkungan Kantor Kementrian Agama (Kankemenag) Pidie lulus menjadi Pegawai Pemerintah dan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2024. Peserta PPPK guru dan penyuluh yang lulus secara massal itu, saat ini masih melengkapi berkas persyaratan untuk diusul mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP).
Sejumlah peserta yang lulus PPPK di lingkungan Kankemenag Pidie, mengeluhkan saat mengurus surat kesehatan di RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli.
Sebab, peserta harus antrean lebih lama di rumah sakit berplat merah tersebut. Bahkan, peserta PPPK dari Kecamatan Geumpang harus menginap di Sigli, namun surat kesehatan belum selesai.
Direktur RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli, drg Mohd Ridha Faisal MARS yang ditanya Serambi, Rabu (8/1/2025) mengatakan, proses pembuatan surat kesehatan di RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli, sedikit terlambat karena dokter spesialis jiwa hanya satu orang. Sedangkan jumlah peserta yang lulus PPPK Kankemenag Pidie membludak jumlahnya.
Kata Faisal, dengan ramainya peserta lulus PPPK membuat surat kesehatan, sehingga petugas kewalahan akibat minim dokter spesialis jiwa.
"Kita berharap peserta bisa bersabar, semua akan dilayani secara baik. Satu hari bisa terlayani PPPK membuat surat kesehatan dari 70 hingga 80 orang. Kita melayani bagi mereka yang datang lebih awal dengan mendaftarkan nama lebih dahulu," jelasnya.
Kepala Kankemenag Pidie, Drs Abdullah Ar MAg kepada Serambi, Rabu (8/1/2025) mengungkapkan, formasi calon PPPK di lingkungan Kankemenag Pidie tahun 2024 berjumlah 925 orang. Calon PPPK tersebut terdiri dari guru yang mengajar di TK, MI, MTs dan MA hingga penyuluh di Kantor Urusan Agama (KUA), tercatat 922 lululu PPPK tahun 2024. Sementara tiga peserta sudah melapor tidak lulus PPPK tahun 2024.
"Tiga peserta yang tidak lulus PPPK disebabkan kesalahan teknis di saat tiga peserta tersebut melakukan perekaman formasi," jelasnya.
Ia menjelaskan, peserta PPPK yang lulus saat ini masih melengkapi berkas sesuai yang telah ditetapkan. Sehingga peserta PPPK yang lulus tersebut belum mengantongi SK pengangkatan. "Karena belum memiliki SK pengangkatan, maka peserta PPPK yang lulus itu belum ditempatkan tugaskan," pungkasnya.(naz)
Lengkapi Berkas
Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Pidie, Mulyadi Nurdin Lc MH, kepada Serambi, Rabu (8/1/2025) menyebutkan, tercatat 93 peserta tahap pertama sudah lulus PPPK tahun 2024.
Rinciannya, sepuluh peserta PPPK lulus tenaga teknis, 24 peserta lulus PPPK formasi tenaga kesehatan terdiri dari dokter, dokter spesialis, bidan dan perawat. Selanjutnya, 59 peserta lulus PPPK untuk formasi guru TK, SD dan SMP. "Saat ini, peserta PPPK Pemkab yang lulus masih melengkapi berkas sebagai persyaratan untuk diusulkan NIP," sebutnya.
Seperti diketahui, jumlah pendaftar PPPK tahun 2024 Pemkab Pidie mencapai 5.021 orang. Rinciannya, formasi guru dengan pendaftar 2.149 orang, tenaga kesehatan atau nakes 1.472 orang dan tenaga teknis 1.400 orang.(naz)
| Pohon Duku & Langsat Tumbang Diamuk Gajah di Pidie, TOMPi Desak BKSDA Bangun Pos CRU di Keumala |
|
|---|
| Petani Pidie Kesulitan Beli Pupuk Subsidi |
|
|---|
| Pupuk Sulit Dicari Petani di Pidie, Distanpang Lapor ke Mentan RI |
|
|---|
| Suplai Air dari Perumdam Pidie Macet, Direktur Sri Wahyuzha Ungkap Alasan Ini |
|
|---|
| 12 Keuchik di Keumala Dilantik Wabup Pidie, Ada Mantan Anggota DPRK hingga Eks Camat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kepala-Kankemenag-Pidie-Drs-H-Abdullah-AR_.jpg)