Konflik Rusia vs Ukraina
Rusia Lancarkan Serangan Udara Besar-besaran, Bandara dan Pelabuhan Ukraina Hancur Meledak
Militer Rusia melancarkan serangan baru terhadap sasaran militer di seluruh Ukraina, pada Kamis (17/1/2025) malam.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Yeni Hardika
Rusia Lancarkan Serangan Udara Besar-besaran, Bandara dan Pelabuhan Ukraina Hancur Meledak
SERAMBINEWS.COM – Militer Rusia melancarkan serangan baru terhadap sasaran militer di seluruh Ukraina, pada Kamis (17/1/2025) malam.
Beberapa ledakan terdengar di seluruh negeri, termasuk wilayah Ibukota Ukraina, Kiev.
Serangkaian serangan Rusia tercatat di wilayah Odessa di Selatan, termasuk wilayah pelabuhan di Sungai Danube.
Setelah jeda sementara, militer Rusia melanjutkan serangan udara yang menargetkan infrastruktur pelabuhan di kota tersebut, yang digunakan untuk menerima pasokan militer dari NATO.
Di kota Odessa, ledakan terjadi di kawasan pelabuhan dan bandara setempat.
Banyak serangan Rusia lainnya juga tercatat menargetkan pelabuhan Ukraina di Kilia dan Ismail, yang terletak di tepi Sungai Danube.
Di sinilah terdapat terminal feri besar di dekat perbatasan dengan Rumania, tempat NATO mentransfer senjata, amunisi, serta tentara bayaran dan pakar militer ke Ukraina.
Menurut laporan lokal, sistem pertahanan udara Rumania berusaha mencegat drone Rusia dari wilayah Rumania.
Pelabuhan Chernomorsk (juga dikenal sebagai Ilyichevsk) juga diyakini telah diserang.
Ledakan juga dilaporkan terjadi di wilayah Zatoka.
Zatoka terletak di pinggiran barat Odessa dan sering menjadi sasaran serangan Rusia karena merupakan lokasi jalur strategis yang digunakan untuk mengangkut senjata dan peralatan militer dari NATO.
Serangkaian ledakan juga tercatat di ibu kota Kiev dan sekitarnya.
Secara khusus, ledakan dilaporkan terjadi di distrik Obukhiv.
| Zelenskyy Marah ke Amerika Serikat soal Izin Rusia Jual Minyak |
|
|---|
| Rusia dan Ukraina Kembali Lancarkan Serangan Usai Gencatan Senjata Paskah |
|
|---|
| AS Cabut Sanksi Sementara untuk Minyak Rusia yang Tertahan di Laut, Berlaku 30 Hari |
|
|---|
| Rusia Luncurkan 420 Drone dan 39 Rudal ke Ukraina, Infrastruktur Energi Lumpuh, Puluhan Terluka |
|
|---|
| Jelang Negosiasi, Rusia Tembakkan 450 Drone dan 70 Rudal ke Ukraina, 10 Orang Terluka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kebakaran-di-Ukraina-setelah-serangan-rudal-Rusia-di-Kyiv-pada-2-Januari-2024.jpg)