Jumat, 10 April 2026

Video

VIDEO Walau Setujui Gencatan, Menteri Israel Tolak Berdamai dengan Hamas

Menurutnya kesepakatan gencatan senjata 19 Januari itu akan melemahkan kemampuan pertahanan Israel

Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir mengancam akan mengundurkan diri dari pemerintahan jika kesepakatan gencatan senjata Israel-Hamas yang melibatkan pertukaran tahanan disetujui.

Ben-Gvir menegaskan bahwa meskipun ia mendukung Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, kesepakatan ini sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip pertahanan yang ia pegang seperti yang dikutip dari Anadolu Ajansi, Sabtu (18/01/2025).

Ben-Gvir mengkritik kesepakatan gencatan senjata tersebut.

Menurutnya kesepakatan gencatan senjata 19 Januari 2025 itu akan melemahkan kemampuan pertahanan Israel, terutama di wilayah strategis seperti Koridor Philadelphia yang berbatasan dengan Gaza.

Baca juga: Israel Kemungkinan akan Terus Membombardir Gaza Hingga Menit Terakhir Gencatan Senjata Berlaku

Meskipun menentang kesepakatan tersebut, Ben-Gvir memastikan bahwa partainya, Otzma Yehudit, tidak akan menjatuhkan pemerintahan Netanyahu.

Dengan enam kursi di Knesset dan tiga posisi menteri dalam kabinet, pengunduran diri Ben-Gvir dari pemerintahan tidak akan memberikan dampak besar terhadap jalannya pemerintahan.


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Meski Dukung Netanyahu, Ben-Gvir Ancam Mundur dari Pemerintahan Jika Israel-Hamas Berdamai, 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved