Aceh Tamiang
Murid TK dan SD Unjuk Aksi Hafalan Al Quran di Festival Ibnu Hasan
Festival yang berlangsung dua hari, 18-19 Januari ini mempertandingkan enam cabang lomba, untuk tingkat TK cabang mewarnai, membaca surah...
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Puluhan murid tingkat TK dan SD unjuk kemampuan membaca hafalan Al Quran pada Festival Ibnu Hasan yang dilangsungkan di SDIT Ibnu Hasan di Benuaraja, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang.
Festival yang berlangsung dua hari, 18-19 Januari ini mempertandingkan enam cabang lomba, untuk tingkat TK cabang mewarnai, membaca surah pendek dan tartil, sedangkan tingkat SD tahfiz satu juz, tilawah dan olimpiade matematika.
“Festival ini dalam rangka milad pertama pesantren kami, di mana kami ingin berkontribusi menciptakan generasi soleh, cerdas dan berprestasi,” kata Ketua Yayasan Abu Halif, Mulyadi, Minggu (19/1/2024).
Mulyadi mengaku terkejut dengan tingginya minat murid di Aceh Tamiang mengikuti festival ini. Awalnya festival ini hanya berlaku untuk sekolah yang berada di seputaran pesantren, namun akhirnya diperluas menjadi empat kecamatan, yaitu Karangbaru, Rantau, Kota Kualasimpang dan Kejuruan Muda.
“Kami senang ternyata antusias sekolah dan pelajar begitu tinggi, kami minta maaf karena harus membatasi peserta 97 orang,” ucap Mulyadi.
Mulyadi juga mengaku senang dengan kemampuan para peserta yang sudah mampu membaca Al Quran dengan baik. Baginya, kemampuan ini menjadi modal yang cukup kuat untuk menciptakan generasi penerus Aceh Tamiang yang lebih islami.
“Semua sudah menunjukkan juara, semuanya sudah bagus. Kami termotivasi menjadikan festival ini menjadi level kabupaten di tahun depan,” ujarnya.
Pj Bupati Aceh Tamiang, Asra yang diwakili Kadisdikbud Abdul Muthalib memberi apresiasi dan berharap festival islami ini ditiru oleh lembaga pendidikan lain. Program ini menurutnya menciptakan kompetisi yang sehat untukn meningkatkan kemampuan pelajar di bidang ilmu agama Islam.
“Sebagai pintu gerbang Aceh, kita (Aceh Tamiang) harus lebih serius dalam menjaga akidah dan ahklak anak-anak kita supaya syariat Islam tetap terjaga dengan baik,” kata Muthalib.
Festival ini menghadirkan ustaz Muhammad Zulfadhli yang merupakan jebolan audisi televisi nasional, kemudian juga dihadiri Penasehat Yayasan, Prof Hasballah Thaib dan unsur Forkopimcam.
Festival ini ditutup dengan pembagian hadiah dan peletakkan batu pertama gedung SMPIT yang akan mulai beroperasi tahun ini. Sebelumnya yayasan ini baru mengelola SDIT secara boarding school dan full day school. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/murid-berprestasi-pada-Festival-Ibnu-Hasan.jpg)