Berita Lhokseumawe

Demo Tukin, Ini Lima Tuntutan Dosen Unimal kepada Presiden Prabowo

Demo ini bukan sekadar soal kesejahteraan, namun juga menyentuh persoalan keadilan & transparansi kebijakan pemerintah yang dinilai belum konsisten.

Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
Foto Dok Dosen Unimal
Puluhan dosen dari berbagai fakultas di Universitas Malikussaleh (Unimal) pada Senin (20/1/2025), berdemo di seputaran Kampus Bukit Indah, Kecamatan Muara Satu Lhokseumawe menuntut pembayaran Tukin. 

4.    Pemisahan Tukin dan Tunjangan Profesi Dosen

Para dosen menekankan pentingnya pemisahan yang jelas antara Tukin dan tunjangan profesi (serdos).

Mereka menilai bahwa Tukin seharusnya diberikan terpisah dari tunjangan profesi, yang diberikan kepada dosen yang telah tersertifikasi, termasuk dosen di Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

5.    Dampak Kebijakan Tidak Adil bagi Dosen ASN

Dalam tuntutannya, dosen Unimal juga mengingatkan bahwa kebijakan yang tidak adil terkait pembayaran Tukin berpotensi mempengaruhi seluruh dosen ASN, baik yang telah memiliki serdos maupun yang belum. 

Ketidakpastian terkait penghasilan ini bisa merusak moral dan motivasi dosen dalam memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan tinggi Indonesia.

Dalam pernyataan yang dibacakan pada akhir demonstrasi, para dosen berharap agar Presiden Prabowo Subianto dan Kemendikti Saintek segera memenuhi tuntutan mereka demi menciptakan lingkungan kerja yang lebih adil dan mendukung kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.

"Dengan memenuhi tuntutan ini, kami berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif bagi para dosen, serta menciptakan sistem yang lebih transparan dan adil dalam dunia pendidikan tinggi," ujar Koordinator Aksi, Kamaruddin Hasan, mantan aktivis 98.  

Aksi demo ini merupakan bagian dari gerakan yang lebih luas di kalangan dosen ASN di seluruh Indonesia yang menuntut agar pemerintah merealisasikan pembayaran Tukin sesuai dengan komitmen yang telah dijanjikan sebelumnya.

Masalah pembayaran Tukin ini sudah menjadi persoalan yang berlarut-larut, meskipun sudah dijanjikan oleh pemerintah untuk segera direalisasikan.(*)

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved