Selasa, 2 Juni 2026

Kesehatan

Jangan Dibuang, Bonggol Nanas Bisa untuk Obat Sinusitis, Begini Cara Mengolahnya ala dr Zaidul Akbar

Banyak orang yang tidak sadar ternyata bagian tengah atau bonggol nanas juga sangat bermanfaat untuk kesehatan.

Tayang:
Editor: Mursal Ismail
Tribun Palembang
Buah Nanas 

Ahli kesehatan sekaligus pendakwah yang dikenal sebagai pakar obat herbal, dr Zaidul Akbar mengungkap cara mengolah bonggol nanas untuk obat sinus atau sinusitis.

SERAMBINEWS.COM - Bonggol nanas bukan hanya limbah, melainkan solusi alami untuk masalah sinus dan saluran pernapasan.

Oleh karena itu, jangan dibuang. 

Dengan cara pengolahan yang sederhana, Anda bisa mendapatkan manfaat kesehatan maksimal dari bagian buah nanas yang sering diabaikan ini.

Ahli kesehatan sekaligus pendakwah yang dikenal sebagai pakar obat herbal, dr Zaidul Akbar mengungkap cara mengolah bonggol nanas untuk obat sinus atau sinusitis.

Bicara makan nanas, yang dimakan sama kebanyakan orang pastinya daging dari buah nanas itu sendiri.

Biasanya, bagian kulit dan bintik hitamnya dibuang, kemudian orang sudah bisa menikmati cita rasa khas buah nanas yang terkenal unik dan nikmat itu.

Baca juga: Mandul hingga Gangguan Mood, dr Zaidul Akbar Ungkap 6 Bahaya Konsumsi Minuman Manis Intai Wanita

Namun banyak orang tidak sadar ternyata bagian tengah atau bonggol nanas juga sangat bermanfaat untuk kesehatan.

Menurut dr Zaidul Akbar, bonggol nanas itu bermanfaat untuk mengobati penyakit sinus atau sinusitis.

Jadi ketimbang dibuang, bonggol nanas seharusnya juga bisa dinikmati untuk manfaat sehatnya, kata penggagas Jurus Sehat Rasulullah itu.

Dilansir Serambinews.com dari kanal YouTube dr Zaidul Akbar Official, beberapa waktu lalu, dr Zaidul Akbar mengatakan, nanas mengandung karbohidrat dan enzim yang sangat tinggi.

Apalagi pada bagian bonggolnya.

"Buah-buahan itu kan sumber karbohidrat semuanya, nanas apalagi," kata dr Zaidul Akbar.

Baca juga: Rekomendasi Makanan Serat Terbaik untuk Tubuh Menurut dr Zaidul Akbar, Bekatul hingga 4 Kacang Ini

Jika Anda mengonsumsi nanas, sebaiknya bonggol nanas jangan dibuang.

"Jangan dimakan dagingnya saja tapi salah satu bahan yang paling banyak enzimnya itu letaknya ada pada bonggolnya, bonggolnya dimakan," sambung dr Zaidul Akbar.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved