Sabtu, 6 Juni 2026

Video

VIDEO - Bongkar Pagar Laut Misterius, Alutsista hingga Tank Amfibi Dikerahkan

Pembongkaran dilakukan oleh TNI AL, Kementerian Kelautan, Pol Air hingga nelayan terjun untuk membongkar pagar tersebut

Tayang:

SERAMBNEWS.COM - Pemerintah mengintruksikan kembali pembongkaran pagar laut di perairan Tangerang pada Rabu (22/1/2025).

Kegiatan pembongkaran dilakukan oleh TNI AL, Kementerian Kelautan, Pol Air hingga nelayan terjun untuk membongkar pagar yang terbuat dari bambu tersebut.

Para aparat awalnya berkumpul di Pos TNI AL di Tanjung Pasir sebelum menuju ke laut.

Sebanyak 900 aparat gabungan dikerahkan dalam pembongkaran pagar laut ini.

Dirjen PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Pung Nugroho Saksono mengapresiasi masyarakat yang ikut pembongkaran hari ini.

Dalam pembongkaran pagar laut ini, TNI AL menurunkan sejumlah alutsistanya, seperti tiga unit Tank Amfibi. 

Tank amfibi ini digunakan sebagai kendaraan VVIP.

Beberapa pihak turut menerjunkan kapal-kapal penjaga pantai dan kapal patroli.

Dari arah Tempat Pelelangan Ketapang, puluhan kapal nelayan yang bersama-sama membongkar pagar laut tampak berlayar bersamaan.

Setelah sampai ke tengah laut, para nelayan juga terlihat bersemangat meruntuhkan pagar laut yang terbuat dari cerucuk bambu tersebut.

Pencabutan pagar itu pun dimulai dari Kecamatan Mauk dan akan dilanjutkan hingga ke Pulau Cangkir, Kecamatan Kronjo.

Sebelumnya, pembongkaran sudah dilakukan sejauh 2,5 KM di Kawasan Tanjung Pasir. 

Namun kali ini, pembongkaran akan dilakukan secara massal.

Satu di antara sejumlah nelayan, Uri (40), mengatakan dia tidak bisa memastikan berapa banyak nelayan yang ikut membantu proses pembongkaran ini.

Meski demikian, dari pihak nelayan sendiri mengerahkan kurang lebih sebanyak 200-300 kapal membantu jalannya proses pembongkaran.

Para nelayan sangat berterima kasih dengan dilaksanakannya pembongkaran pagar di laut ini.

Hal itu dikarenakan eksistensi pagar di laut tersebut berdampak pada meningginya modal untuk melaut, sedangkan pendapatan hasil tangkapan laut menurun.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved