Jumat, 8 Mei 2026

Harga Emas

Harga Emas Bertahan Stabil Saat Investor Mencermati Keputusan Fed dan Kebijakan Tarif Trump

Dilansir dari kantor berita Reuters pada Rabu (29/1/2025), harga emas spot bertahan di level $2.762,49 per ons pada pukul 03.17 GMT.

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM/ INDRA WIJAYA
Pedagang emas menyusun barang dagangannya di dalam tralis di toko emas Jln Tgk Chik Pante Kulu, Banda Aceh, Kamis (16/1/2025). 

SERAMBINEWS.COM- Harga emas sedikit berubah pada hari Rabu (29/1/2025) karena para pelaku pasar menunggu keputusan suku bunga AS.

 Sementara sorotan juga tertuju pada kebijakan perdagangan Presiden Donald Trump di tengah ancaman tarif baru.


Dilansir dari kantor berita Reuters pada Rabu (29/1/2025), harga emas spot bertahan di level $2.762,49 per ons pada pukul 03.17 GMT.

 Harga emas berjangka AS naik 0,1 persen menjadi $2.769,90.

Baca juga: Harga Emas Dunia Meroket ke Titik Tertinggi Usai Data Ekonomi AS Dirilis


Minggu lalu, harga diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam sejarah, tetapi turun lebih dari 1 persen pada hari Senin karena investor bergegas melikuidasi emas batangan untuk mengimbangi kerugian yang dipicu oleh penurunan tajam saham teknologi, didorong oleh model AI DeepSeek yang berbiaya rendah dan berdaya rendah.

"Selalu menjadi sedikit kekhawatiran ketika pasar gagal menembus level tertinggi sebelumnya, tetapi pergerakan seperti itu masih terjadi," kata Kyle Rodda, analis pasar keuangan, Capital.com.


"Emas diminati karena keinginan untuk melindungi diri dari defisit, utang, dan de-dolarisasi."


Trump masih berencana untuk menepati janjinya untuk mengenakan tarif pada Kanada dan Meksiko pada hari Sabtu, kata juru bicara Gedung Putih kepada wartawan pada hari Selasa.

Pertemuan kebijakan pertama Federal Reserve tahun ini akan berakhir hari ini.

Bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga stabil setelah pelonggaran 100 basis poin dari September hingga Desember.

Baca juga: Harga Emas Dunia Melemah Seiring Beralihnya Perhatian ke Data Inflasi AS


Investor juga akan mencermati reaksi pembuat kebijakan terhadap permintaan Trump untuk menurunkan suku bunga.


Namun, kebijakan Trump dianggap bersifat inflasioner, yang dapat menyebabkan Fed mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama.

Emas biasanya bertindak sebagai aset safe haven selama masa ketidakpastian dan perang dagang.

 Namun, suku bunga yang lebih tinggi dapat mengurangi daya tariknya karena tidak menghasilkan bunga.


Konsumen emas batangan utama, pasar China masih tutup karena libur Tahun Baru Imlek.


Di antara logam lainnya, harga perak spot datar pada $30,38 per ons, platinum stabil pada $941, dan paladium turun 0,8 persen menjadi $947,27.

 

Baca juga: Harga Emas Dunia Masih Kukuh Mendekati Level Tertinggi di Tengah Ketidakpastian kebijakan Trump

(Serambinews.com/Sri Anggun Oktaviana)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved