Selasa, 19 Mei 2026

Siti Wahyuni yang Tewas di Kebun Teh Cianjur sempat Dirudapaksa, Polisi Minta Pelaku Serahkan Diri

Berdasarkan hasil autopsi di RS Bhayangkara Cianjur, SW diduga kuat merupakan korban pembunuhan.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Istimewa
TEMUAN MAYAT WANITA DI KEBUN TEH - Siti Wahyuni (28) alias SW, wanita yang ditemukan tewas di areal perkebunan teh Gedeh, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (26/1/2025), 

SERAMBINEWS.COM - Siti Wahyuni (28) alias SW, wanita yang ditemukan tewas di areal perkebunan teh Gedeh, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (26/1/2025), diduga korban pembunuhan dan rudapaksa.

Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, mengungkapkan hasil autopsi dari mayat wanita yang berdomisili di Kampung Cinangka, Desa Mekarmulya, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur itu.

Berdasarkan hasil autopsi di RS Bhayangkara Cianjur, SW diduga kuat merupakan korban pembunuhan.

 
Hampir di seluruh bagian tubuh korban terdampak luka akibat benda tumpul, seperti pendarahan di bagian kelopak mata dan perut.

"Korban kemungkinan memang korban pembunuhan, karena berdasarkan hasil autopsi, di beberapa tubuh SW terdapat beberapa luka-luka, seperti di bagian mata, punggung dan lengan serta perut," kata Tono, Selasa (28/1/2025), dilansir TribunJabar.id.

Tono juga mengatakan, sebelum korban meninggal dunia, SW diduga sempat dirudapaksa.

Sebab dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan jejak sperma di tubuh dan baju korban.

"Usai dilakukan autopsi, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka di Desa Mekarmulya, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur," jelasnya.

Baca juga: Sosok Mayat Wanita Dalam Koper di Ngawi Terungkap, Korban Uswatun Khasanah Janda Dua Anak

Temuan Sperma di Tubuh Korban

Berdasarkan hasil autopsi di RS Bhayangkara Cianjur, ditemukan luka-luka akibat benda tumpul di sekujur tubuh korban seperti di bagian kelopak mata, punggung, perut, lengan, hingga kaki.

Oleh karena itulah, polisi menduga bahwa SW adalah korban pembunuhan.

"Korban kemungkinan memang korban pembunuhan, karena berdasarkan hasil autopsi, di beberapa tubuh SW terdapat beberapa luka-luka, seperti di bagian mata, punggung dan lengan serta perut," jelas Tono.

Selain itu, polisi juga menduga bahwa SW sempat dirudapaksa.

Pasalnya dari hasil autopsi, petugas menemukan jejak sperma di tubuh dan baju korban.

"Tak hanya itu berdasarkan pemeriksaan autopsi, petugas juga menemukan jejak sperma pada tubuh korban dan pakaian yang digunakan ketika sudah tidak bernyawa," bebernya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved