Selasa, 28 April 2026

Berita Aceh Selatan

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Aceh Selatan, BPBD: Aktivitas Warga Sudah Kembali Normal

"Alhamdulillah, pasien baik-baik saja, cuma saat ini yang ada kendala adalah lift Gedung C di RSUDYA rusak," ujarnya. 

Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Warga di RTH Taman Pala Indah Tapaktuan, Aceh Selatan panik berlarian akibat gempa, Jumat (31/1/2025). 

Laporan Ilhami Syahputra | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM,TAPAKTUAN - Gempa berkekuatan Magnitudo 6,2 mengguncang sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Jumat (31/1/2025). 

Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa tersebut terjadi pada pukul 18.03 WIB.

Sedangkan pusat gempa berada di kedalaman 29 kilometer (Km), dan tidak berpotensi tsunami. 

"Info gempa Mag:6.2, 31-Jan-25 18:03:43 WIB, Lok:3.15 LU,96.95 BT (36 km Barat Daya KAB-ACEHSELATAN), Kedlmn:29 Km," rilis dalam Grup Info BMKG Aceh Selatan

Pantauan Serambinews.com, getaran gempa terasa cukup kuat, warga panik, dan berhamburan keluar dari rumah.

Tampak dalam video yang beredar di WhatsApp Grup (WAG), pasien dan pengunjung di Rumah Sakit Yullidin Away (RSUDYA) Tapaktuan, panik dan berhamburan keluar dari gedung. 

Direktur RSUDYA Tapaktuan, dr Syah Mahdi, Sp.PD saat dikonfirmasi Serambinews.com mengatakan, bahwa pasien turun dari gedung lantai atas melalui tangga evakuasi. 

"Alhamdulillah, pasien baik-baik saja, cuma saat ini yang ada kendala adalah lift Gedung C di RSUDYA rusak," ujarnya. 

Salah seorang warga Tapaktuan, Haikal Qadri mengatakan, bahwa dirinya sangat panik pada saat gempa M 6,2 itu terjadi. 

"Saat itu saya sedang membuat laporan kerja di kantor, tiba-tiba ada guncangan sangat kuat, dan saya sangat panik sehingga keluar dari kantor," ujarnya. 

Hal yang sama juga disampaikan Herman, ia mengatakan, bahwa pada saat itu semua warga di Jalan Merdeka, Gampong Pasar, Tapaktuan panik dan berhamburan keluar rumah. 

Lebih lanjut, kata Herman, dirinya juga pada saat itu sempat mengamankan dokumen-dokumen penting serta menyiagakan sepeda motor. 

"Saya juga waspada dan memantau berita apakah ada potensi tsunami atau tidak, alhamdulillah semuanya baik-baik saja," jelas Herman. 

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan mengatakan, hingga pukul 19.30 WIB, belum ada laporan kerusakan, pihaknya masih melakukan pendataan. 

”Kita belum tahu apakah ada kerusakan, karena saat ini masih dilakukan pendataan oleh petugas," jelasnya. 

Lebih lanjut, kata Zainal, pada saat gempa warga hanya berhamburan keluar rumah saja dan tidak ada yang mengungsi. 

"Alhamdulillah, untuk aktivitas warga saat ini sudah kembali normal seperti biasa," pungkas Zainal.(*) 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved