Berita Lhokseumawe

Pagar Jembatan Loskala belum Diperbaiki

Anggota Anggota Komisi C DPRK Lhokseumawe, Puteh Usman meninjau lokasi, Kamis (6/2/2025) siang. Ia menemukan kalau besi pagar jembatan banyak yang hil

Editor: mufti
IST
PAGAR JEMBATAN RUSAK - Anggota Komisi C DPRK Lhokseumawe, Puteh Usman menyaksikan kerusakan pagar jembatan Loskala, Kamis (6/2/2025). 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Jembatan Loskala merupakan sarana utama untuk memasuki Kota Lhokseumawe melalui jalan di pinggir pantai. Namun, pagar pembatas jembatan yang khusus untuk jalur masuk sudah ambruk pada Kamis (26/9/2024). Sehingga, untuk keamanan pelintas, jembatan untuk jalur masuk tersebut harus ditutup total.

Untuk kelancaran lalu lintas keluar-masuk di jalur tersebut, terpaksa digunakan jembatan di sampingnya yang sebelumnya hanya digunakan untuk jalur keluar saja. Tapi, meski jembatan sudah rusak sejak tahun 2024, sampai saat ini belum diperbaiki.

Anggota Anggota Komisi C DPRK Lhokseumawe, Puteh Usman meninjau lokasi, Kamis (6/2/2025) siang. Ia menemukan kalau besi pagar jembatan banyak yang hilang.

Puteh Usman usai meninjau lokasi menyebutkan, kalau kondisi kerusakan jembatan parah. Diuraikan, lintasan ini merupakan jalan dua jalur. Namun, karena satu jembatan sudah rusak, maka hanya bisa digunakan satu jalur saja.

“Namun sekarang ini, di ujung jembatan yang masih digunakan, adanya penggalian pipa, sehingga sangat sempit dan menyulitkan pelintas," katanya.

Diakuinya, kalau pembangunan jembatan tersebut adalah wewenang provinsi. Namun, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan PUPR agar bisa diperbaiki segera. "Walaupun tidak diperbaiki secara sempurna dulu, minimal untuk bisa dilintasi saja, sehingga jalur lalu lintas bisa normal lagi," tegasnya.

Karena, bila tidak segera diperbaiki, ditakutkan tingkat kerusakan makin parah. "Apalagi kita lihat sudah banyak besi jembatan yang hilang. Jadi, kita minta PUPR bisa mencari solusinya," pungkasnya.

Kepala Dinas PUPR Lhokseumawe, Safaruddin menjelaskan, untuk jembatan Loskala yang rusak harus dibangun baru. "Yang rusak tersebut adalah jembatan lama. Tonase pun hanya 5 ton. Sedangkan yang harus dibangun sekarang harus memiliki tonase 10 ton," katanya.

Dia memastikan kalau pada tahun 2025 ini, belum tersedia dana untuk membangun jembatan Loskala. "Tahun ini yang baru tersedia dana untuk perencanaan saja," demikian Safaruddin.(bah)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved